ChanelMuslim.com media onlie keluarga, media islam

Rabu, 16 Oktober 2019 | 17 Safar 1441 H
Login | Register

 


 
 
 
 
KOLOM

Monas versus Bundaran HI

08 May 2018 09:15:11
Jakarta
Ilustrasi, foto: Republika.

ChanelMuslim.com- Dalam hampir dua pekan ini, media massa menyorot dua isu yang berdekatan. Isu pertama tentang kisruhnya pembagian sembako di Monas, dan yang kedua isu persekusi kelompok tagar 2019GantiPresiden. 

Dua isu itu terjadi hanya berselang satu hari, yaitu pada Sabtu, tanggal 28 April dan kasus di CFD (Car Free Day) pada Ahad, 29 April. 

Dari segi daya tarik, dua isu itu memiliki bobot yang hampir sama besar. Tapi dari segi dampak dan pengaruh hukumnya, kasus di Monas jauh lebih memiliki bobot yang lebih besar.

Ada beberapa faktor ukuran. Pertama, kasus di Monas masih diduga berdampak pada meninggalnya dua anak yang tewas pada momen itu. Kedua, disinyalir acara di Monas tidak mendapatkan izin dari pemprov DKI, khususnya dalam soal sembako. Dan ketiga, kesemrawutan yang berpotensi melukai atau mencederai warga Jakarta yang ikut berebutan di hari yang panas itu. Belum lagi soal sampah yang ditinggalkan di seputar taman Monas.

Untuk kasus yang terjadi di sekitaran Bundaran Hotel Indonesia pada acara CFD, tak ada satu pun orang yang dinyatakan mengalami luka-luka, apalagi meninggal dunia. Potensi adanya cedera memang tetap ada. Tapi, itu karena adanya pihak tertentu yang salah menempatkan posisi. Walaupun pihak aparat kepolisian sudah memisahkan sedemikian jauhnya.

Dengan kata lain, dari ukuran yang jernih, kasus yang terjadi di Monas jauh lebih besar dari segi pelanggaran hukumnya daripada yang terjadi di sekitaran Bundaran HI.

Namun, kenapa media massa, dari jumlah dan besarnya pengaruh, justru lebih intensif mengangkat isu yang di sekitaran Bundaran HI, daripada yang di Monas. Hanya sebagian kecil saja media yang agak berbeda. 

Pemandangan telanjang yang disajikan media massa besar ini, menunjukkan adanya keberpihakan atau ketidakadilan media massa dalam menyajikan berita dan analisisnya. Dan hal ini, lambat laun, akan menggerus kepercayaan publik pada media massa.

Selain itu, pemandangan ini menunjukkan adanya pertarungan isu dalam media massa besar untuk membela dan melawan pihak-pihak yang menjadi teman dan musuhnya. 

Dengan kata lain, media massa nyaris tidak lagi sebagai aspirasi atau bahkan advokasi kepentingan publik. Melainkan, sudah masuk pada alat kepentingan pihak-pihak tertentu. 

Kalau memang tidak bisa lagi dinafikan dan diluruskan, kini saatnya publik untuk berpikir kritis. Jangan mau lagi menerima informasi apa adanya, sebesar dan sehebat apa pun media yang menyampaikannya. (mh)

 
Info Video CMM :
 
Bagaimana menurut anda mengenai isi artikel ini?
 
FOKUS
 
 
 
TOPIK :
jakarta
 
BERITA LAINNYA
 
 
KOLOM
10 January 2018 18:26:08

Anies Ditekan, Anies Melawan

 
KOLOM
26 January 2019 21:38:57

Hurt People Hurt People

The Power Of Love 2 Hayya
 
 
Pendaftaran Siswa Baru Jakarta Islamic School
 
TERBARU
 
iklan chanel muslim, rate iklan chanelmuslim, website islam iklan
 
Buku Pilu di Palu Mam Fifi
 
TERPOPULER
 
Jual Buku Mencintaimu Dengan Cinta Yang Lebih Tertata Penulis Fifi P.Jubilea
 
 


media online keluarga
media online keluarga

ChanelMuslim.com

Media Inspirasi Keluarga Muslim Indonesia dengan berbagai rubrik terbaik untuk keluarga muslim Indonesia kini tersedia di

media online keluarga

Nikmati kemudahan mendapatkan berbagai berita dan artikel islami disini.

media online keluarga
JANGKAU LEBIH LUAS KONSUMEN ANDA,
beriklan di ChanelMuslim.com
Hotline : 0813.1956.2284