• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 11 Januari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Murid Sukses, Guru Masih Honorer

26/11/2018
in Berita
77
SHARES
593
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Suci Yulianty, guru Sekolah Dasar di salah satu Kota Bekasi tertawa ketika ditanya apakah ada muridnya yang jadi pegawai negeri sipil. 

"Kalau jadi pegawai negeri sipil belum ada kayaknya, tetapi kalau jadi caleg ada,"katanya saat dihubungi ChanelMuslim.com, Ahad (25/11/2018).

Bagi seorang guru sepertinya bangga ketika melihat murid-muridnya sukses.

"Saya bangga banget, apalagi ada yang jadi imam besar di beberapa negara seperti Amerika dan Australia. Ada juga yang jadi Caleg. Gurunya masih di sini-sini aja,"katanya.

Meski ia tidak menampik untuk menjadi PNS yang bergaji tinggi. Tetapi bagi guru swasta sepertinya, ia harus kerja bagai kuda.

"Sulit bagi guru swasta menjadi guru PNS. Kakak saya saja yang sudah berpuluh tahun menjadi Kepala Sekolah Taman Kanak-Kanak di Kota Bekasi harus dimutasi, mengajar di SD dan kuliah lagi,"tambahnya.

Gaji di Bawah Satu Juta

Suci masih bersyukur gajinya tidak di bawah satu juga. Namun, masih banyak guru SD yang di bawah gaji satu juta. Sebetulnya, ia merasa sedih ketika ia membandingkan pendapatan kawan-kawannya yang melebihi dirinya.

"Sedih sih karena masih di bawah UMR (Upah Minimum Provinsi), tapi saya ikhlas,"katanya.

Terkadang ia ingin sekali mencari pekerjaan lain. Namun, karena panggilan hati ia masih bertahan sampai saat ini.

"Saya pernah berpikir ingin hengkang dari profesi ini, tapi mau bagaimana lagi. Ini sudah panggilan hati,"tambahnya.

Selama sepuluh tahun mengajar menjadi guru. Ia merasa senang ketika melihat siswa-siswinya menjadi orang sukses. 

"Dulu, kita melihat bagaimana mereka kecilnya. Ketika besar dan sukses kita bangga banget,"katanya dengan senyum sumringah.

Sebagai guru, kata Suci, hanya membimbing dan mendoakan. 

"Selebihnya adalah usaha mereka, kan?"tanyanya kepada ChanelMuslim.com

Meski gajinya pas-pasan, ia sangat bersyukur karena ternyata ada juga kawannya yang gajinya hanya lima ratus ribu per bulan.

Padahal pertama mengajar ia digaji delapan ratus ribu rupiah. Dari gaji itu, kata Suci, hanya habis di ongkos saja

"Bayangkan dari Pondok Gede ke cakung habis deh di ongkos," ujarnya.

Kemudian ia melanjutkan S2 tetapi gajinya tidak naik sesuai harapan.

"Naik gaji hanya seratus ribu, gila kan?"tanyanya.

Ketika ditanya berarti menjadi guru tidak ada masa depan. Ia justru menampik hal itu. Menurutnya menjadi guru bukan soal gaji tetapi karena profesi ini sangat mulia.

"Ada masa depan. Ya ingin masuk syurga, ini kan profesi mulia,"sanggahnya.

Sertifikasi Guru yang Sulit

Apalagi ia belum sertifikasi guru. Gajinya sampai sekarang hanya naik beberapa ratus ribu saja. Menurutnya, jika kita sudah sertifikasi mendapat tambahan penghasilan satu juta lima ratus rupiah. Maka bagi guru sepertinya, sertifikasi guru itu wajib meski itu sulit mendapatkannya.

"Tapi tambahan satu juta lima ratus itu dibayarnya rapel,"katanya tertawa.

Sehingga bisa dikatakan sertifikasi guru itu sebagai menolong pendapat guru. Bagi dirinya yang masih belum berkeluarga, gaji yang di bawah UMR itu sebetulnya seperti sesak napas. Karena ia harus membayar sewa kos yang mencapai tujuh ratus ribu. Tetapi ia merasa kesal dengan pemerintah yang persyaratannya berubah setiap tahun.

"Ngaruh walau nggak signifikan kali ya. Syaratnya itu berubah tiap tahun. Jengkel saya sama pemerintah,"ujarnya.

Jika sudah sertifikasi, kata Suci, akan ada penyamaan gaji seperti PNS.

"Sebulan minimal bisa mendapatkan tiga juta rupiah,"katanya.

Namun, untuk sertifikasi guru itu sulit. Syaratnya minimal sudah mengajar lima tahun.

"Sudah menjadi pegawai tetap, akta 4 dan mengajarnya harus linear,"katanya 

Yang jadi masalah bagi Suci adalah antara apa yang ia ajar dengan jurusannya tidak linear.

"Saya sudah coba ambil sertifikasi. Lolos Uji Kompetisi Guru tapi saat scan Ijazah langsung ditolak permanen karena tidak linear. Padahal secara pengalaman mengajar saya sudah mumpuni,"katanya.

Pemerintah, kata Suci, seharusnya melihat juga pengalaman guru meski tidak linear. Namun, kata Suci, sertifiksi guru itu bukan jalan satu-satunya mendapatkan pendapatan.

"Pasrah saja dengan sulitnya sertifikasi guru, tapi itu kan bukan jalan satu-satunya,"katanya.

Karena di Kota Bekasi, kata Suci, ada tambahan tunjangan profesi bagi guru yang masih honorer.

"Tiap enam bulam dapat empat juta,"katanya sumringah.

Misalnya dengan mencuri-curi waktu mengajar di tempat lain. Walau, kata Suci, kadang diintegorasi.

"Tapi untuk mengajar itu paling ekstra kurikuler karena padatnya waktu,"katanya. 

Yang paling pintar mencari tambahan mengajar, kata Suci, guru swasta dibandingkan dengan guru di sekolah negeri.

"Kan kalau guru swasta apa-apa harus buat sendiri berbeda dengan guru sekolah negeri. Nah dari sana mungkin muncul sisi kreatifitas. Sekarang kan diwajibkan kurikulum tiga belas. Beberapa guru bisa mendapat tambahan menjadi guru instruktur tersebut dengan membuat pelatihan,"katanya.

Harapan di Hari Guru

Di hari guru ini ia berharap sistem pendidikan di Indonesia dari segi kurikulum lebih baik lagi.

"Jangan memberatkan murid maupun guru. Begitu juga dengan gaji dinaikkan tanpa syarat,"katanya.

Apalagi biasa sekolah semakin mahal terutama swasta. Menurutnya jika bayaran mahal pastinya sebanding juga dengan perbaikan nasib guru.

Ia juga meminta jangan ada sebutan guru honorer dengan guru PNS karena menurut Suci seperti merendahkan profesinya.

"Di swasta apalagi, pegawai tetap-pegawai kontrak. Kan kita pendidik bukan karyawan,"ujarnya mengeluarkan kekesalan. (Ilham)

 

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Siap Jadi Kiblat Fashion Muslim, Kemenperin Dukung Muffest 2019

Next Post

Resep Omelet Sederhana untuk Sarapan si Kecil

Next Post

Resep Omelet Sederhana untuk Sarapan si Kecil

Pahlawan Tanpa Tanda Jasa itu Bernama Guru

Musim Mangga, 6 Tips Memilih Buah Mangga Matang dan Manis

  • Delapan Tips Menebalkan Rambut dengan Efektif

    Delapan Tips Menebalkan Rambut dengan Efektif

    263 shares
    Share 105 Tweet 66
  • Tips Dapat Cerah di Ekowisata Kalitalang Gunung Merapi, Kabupaten Klaten Jawa Tengah

    115 shares
    Share 46 Tweet 29
  • Jangan Terbawa Arus

    145 shares
    Share 58 Tweet 36
  • Resep Singkong Keju Goreng

    129 shares
    Share 52 Tweet 32
  • Cara Mendapatkan Syafaat di Hari Kiamat

    168 shares
    Share 67 Tweet 42
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7819 shares
    Share 3128 Tweet 1955
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    538 shares
    Share 215 Tweet 135
  • Agar Bidadari Cemburu Padamu

    185 shares
    Share 74 Tweet 46
  • Batik Danar Hadi Tampilkan Fashion Show Bertema Kembang Parang

    208 shares
    Share 83 Tweet 52
  • Poin Penting Perjalanan Isra’ Mi’raj dari Surat Al-Isra’ Ayat 1

    1645 shares
    Share 658 Tweet 411
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga