• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 11 Juli, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Hikmah Waktu-waktu Shalat

28/05/2021
in Khazanah
Hikmah Waktu-waktu Shalat

Ilustrasi, foto: PRI.org

172
SHARES
1.3k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com- Shalat mencegah perbuatan keji dan munkar. Lima waktu yang wajib itu seolah seperti jaring penyelamat untuk mereka yang menunaikannya.

Begitu banyak hikmah dari shalat lima waktu. Waktu-waktunya tersebar di lima titik dalam setiap hari. Sejak matahari terbit, tenggelam, datangnya malam, hingga sang matahari terbit lagi.

Penyebarannya memang tidak terpisah secara rata. Dari 24 jam, waktu shalat tidak serta merta dibagi menjadi lima, sehingga memiliki rentang waktu yang sama.

Penyebarannya terpisah secara proporsional. Ada yang terpisah jauh, dan ada pula yang agak rapat. Semua itu merupakan ketetapan dari Allah subhanahu wata’ala, Yang Maha Tahu segala ciptaanNya.

Subuh

Waktu ini disebut juga dengan fajar. Sehingga shalat Subuh juga disebut sebagai shalat Fajar. Waktu shalat yang dimulai saat fajar datang.

Waktu ini merupakan alarm awal kehidupan manusia dimulai. Khususnya, mereka yang tinggal di wilayah kawasan Katulistiwa, yang memiliki waktu siang dan malamnya hampir sama.

Jadi, sebelum manusia beraktivitas memulai hidup selepas bangun dari tidur, mereka seperti di-charge dengan shalat Subuh. Dibersihkan fisik dan batinnya. Dikuatkan lagi ikatan ruhaninya dengan Allah.

Jika mereka terlewat dari kedatangan waktu Subuh, maka akan terlewat pula saat dimulainya kehidupan mereka hari itu. Segalanya menjadi serba terlambat dan terlewat. Termasuk lewatnya rezeki di awal hari itu.

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam pernah mengatakan, Siapa yang shalat Subuh berjamaah, maka ia seperti shalat sepanjang malam.

Betapa jernihnya akal pikiran ketika diawali dengan Subuh. Rezeki awal hari itu mengalir lancar. Keberkahan pun dalam genggaman.

Zuhur

Waktu shalat kedua di hari itu adalah Zuhur. Waktunya datang saat matahari seperti tepat berada di atas kita. Saat terik terasa luar biasa. Saat sebagian besar aktivitas kerja menunda pekerjaan untuk istirahat.

Zuhur datang ketika panas energi pada puncaknya. Hal itu ditandai dengan lelah fisik, bosan, dan sejenisnya. Saat itulah fisik dan ruhani kembali di-charge ulang untuk menemui keseimbangannya.

Karena itu, awali masa istirahat kerja untuk shalat. Bukan makan dan minum. Bukan ngobrol-ngobrol. Apalagi tidur.

Shalat Zuhur seperti menyirami ruhani yang lelah menemui kesegarannya. Mendudukkan batin yang resah ke posisi tenangnya.

Ashar

Waktu Ashar datang seperti penanda waktu siang dalam peralihan. Ashar seperti momen untuk mengevaluasi diri dari masa pagi hingga siang tadi.

Sekitar 10 jam rentang waktu sejak fajar hingga Ashar datang. Para malaikat pun siap mencatat amal hamba-hamba Allah di siang itu. Alangkah indahnya jika momen itu ditandai dengan keadaan shalat tepat waktu.

Magrib

Waktu Magrib datang sebagai gerbang waktu malam. Ada warna jingga menyelimuti langit. Sinar matahari yang semula terang pun telah redup.

Idealnya, semua orang telah berada di rumah. Khususnya kaum wanita. Karena waktu Magrib seperti pertanda setan-setan berkeliaran, seiring dengan energi warna jingga yang seirama dengan warna mereka.

Azan Magrib membuyarkan kerumunan setan-setan itu. Mereka lari tunggang-langgang tak tentu arah. Yang penting selamat. Dan kemudian balik lagi seusai azan.

Pergantian waktu dari siang ke malam pun diawali dengan shalat. Memohon ampunan dari dosa di siang itu. Dan memohon perlindungan pada Allah untuk malam yang akan bergulir pelan.

Isya

Tak berselang lama, waktu Isya mengiringi Magrib yang sangat sebentar. Rentangnya seperti waktu fajar manakala matahari terbit. Magrib hilang setelah langit tak lagi diselimuti warna jingga. Melainkan, warna hitam pekat jika tanpa bulan dan bintang.

Isya mengantarkan hamba-hamba Allah kedalam rengkuhan malam yang tenang. Aman. Dan lagi-lagi penuh keberkahan.

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam biasa menunaikan Isya di saat menjelang tengah malam. Bukan seperti waktu kita saat ini. Tapi, pelaksanannya dilakukan berjamaah di masjid. Bukan sendiri-sendiri di rumah.

Beliau pernah mengatakan, andai aku tidak khawatir akan memberatkan umatku, shalat Isya akan ditunaikan menjelang tengah malam.

Namun setelah pelaksanaan shalat itu, Nabi tidak mengizinkan lagi ada pembicaraan. Tidak ada ngobrol-ngobrol. Langsung masuk ke rumah untuk istirahat atau untuk menunaikan ibadah malam.

Alangkah indahnya hari-hari seperti ini. Hari bergulir dalam penjagaan waktu shalat. Agar gulirannya mengikuti kucuran rahmat dari Allah dan keberkahannya. [Mh]

Tags: hikmah waktu-waktu shalatshalat fardhu
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Startup Baru Mulai Lirik Muslim ke Investasi yang Sesuai Syariah

Next Post

Begini Caranya Koki di Kuwait Bantu Pertanian Lokal dan Dorong Pola Makan Sehat

Next Post
Begini Caranya Koki Kuwait Bantu Pertanian Lokal dan Dorong Pola Makan Sehat

Begini Caranya Koki di Kuwait Bantu Pertanian Lokal dan Dorong Pola Makan Sehat

Penandatanganan naskah kerja sama Program Haji antara Trihamas Finance Syariah dan Bank Sinarmas Syariah

UUS Bank Sinarmas Gandeng Trihamas Finance Syariah untuk Kemudahan Ibadah Haji

RSA Indonesia Gelar Diskusi "30 KM/Jam"

RSA Indonesia Gelar Diskusi "30 KM/Jam"

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8847 shares
    Share 3539 Tweet 2212
  • Selebgram Larissa Chou Menggugat Cerai Sang Suami, Pentingnya Menjaga Amanah Pernikahan

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1076 shares
    Share 430 Tweet 269
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11566 shares
    Share 4626 Tweet 2892
  • RS Permata Jonggol Hadirkan BQS, Wujudkan Lingkungan Kerja yang Cinta Al-Qur’an

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4672 shares
    Share 1869 Tweet 1168
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3985 shares
    Share 1594 Tweet 996
  • Berbagai Jenis Kacang dan Manfaatnya

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3454 shares
    Share 1382 Tweet 864
  • 5 Wisata Kuliner Murah Dekat Stasiun MRT Lebak Bulus yang Wajib Dicoba

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga