ChanelMuslim.com media onlie keluarga, media islam

Kamis, 12 Desember 2019 | 15 Rabiul Akhir 1441 H
Login | Register

 


 
 
 
 
 
Jasa Aqiqah Murah, Budget Aqiqah, Kambing Aqiqah Murah, Aqiqah Tangerang
 
USTADZAH

Menjilati Jari-Jemari Dan Tempat Makan Selesai Makan

07 July 2015 09:26:22
Menjilati Jari-Jemari Dan Tempat Makan Selesai Makan

makan-ChanelMuslim.com - "Dan dari Anas bin Malik Radhiyallahu Anju, ia berkata, 'Adalah Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam, apabila selesaimakan, beliau menjilati tiga jarinya. Dan beliau memerintahkan kami agar membersihkan bekas makanan'." (HR. Muslim)

Hadist ini adalah hadist yang disebutkan sebelumnya. Dalam hadist ini dijelaskan, bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam menjilati atau membersihkan jari-jemarinya yang beliau pakai untuk makan dengan lidahnya selesai makan. Kemudian beliau juga memerintahkan agar membersihkan bekas tempat makan yang dipakai makan. Sekiranya kita makan dengan memakai piring, maka piring itulah yang kita bersihkan.

Dan maksud membersihkan piring di sini, dengan membersihkan jari-jari, yaitu dengan menjilatinya. Sebagaimana yang disebutkan dalam hadist Jabir bin Abdillah Radhiyallahu Anhuma, "Bahwasanya Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam memerintahkan untuk menjilati jari-jemari dan tempat makan. Beliau bersabda, 'Sesungguhnya kalian tidak tahu, di manakah berkah makanan kalian'." (HR. Muslim)

Dr. Musthafa Said berkata, "Hadist ini mengandung istihbab menjilati bekas makanan yang masih sisa atau menempel di jari-jemari dan tempat makanan. Hikmahnya adalah untuk mencari barakah makanan dan menghindari sikap meremehkan nikmat Allah Subhanahu wa Ta'ala yang dikaruniakan kepada kita melalui makanan tersebut." Selain itu, sudah seyogyanya jika kita mengikuti dan mencontoh apa yang dilakukan oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam.

Bahkan, karena pentingnya makna barakah ini, Nabi melarang kita membersihkan tangan, baik dengan air ataupun sapu tangan, sebelum menjilati terlebih dahulu bekas makanan yang masih tersisa di jari-jemari.

Dr. Musthafa Said berkata, "Hadist ini mengandung istihbab menjilati bekas makanan yang masih sisa atau menempel di jari-jemari dan tempat makanan. Hikmahnya adalah untuk mencari barakah makanan dan menghindari sikap meremehkan nikmat Allah Subhanahu wa Ta'ala yang dikaruniakan kepada kita melalui makanan tersebut." Selain itu, sudah seyogyanya jika kita mengikuti dan mencontoh apa yang dilakukan oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam.

Bahkan, karena pentingnya makna barakah ini, Nabi melarang kita membersihkan tangan, baik dengan air ataupun sapu tangan, sebelum menjilati terlebih dahulu bekas makanan yang masih tersisa di jari-jemari.

Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, "Apabila salah seorang kalian makan sesuatu makanan, maka janganlah ia membasuh jari-jemarinya sebelum menjilatinya atau dijilati orang lain." (Muttafaq Alaih)

Terkadang kita berpikir, bahwa menjilati sisa-sisa makanan adalah perbuatan yang kurang sopan bahkan terkesan menjijikan. Memang secara sepintas demikian. Namun, banyak sekali hal-hal tertentu dalam agama ini yang terkadang menuntut kita harus melaksanakannya tanpa reserve. Seperti masalah mencium hajar aswad, berwudhu jika membuang angin, dan membasuh bagian atas khuf (semacam sepatu semi kaus kaki), misalnya. Meskipun sebenarnya jika kita mau merenung lebih lama, niscaya akan kita dapati hikmahnya di balik itu.

Demikian pula halnya dengan masalah menjilati jari-jemari dan tempat makan setelah makan. Ada beberapa ibrah yang bisa kita ambil. Pertama; Tentu saja ini merupakan test case bagi seorang muslim untuk mengikuti Nabinya. Kedua; Kita tidak tahu barakah makanan ada di mana. Sehingga siapa tahu barakahnya ada pada sisa-sisa makanan di jari-jemari dan tempat bekas kita makan. Ketiga; Agar umat Islam menghindari pemubadziran makanan. Keempat; Islam senantiasa mengajarkan kebersihan, termasuk dalam hal membersihkan sisa-sisa makanan sendok, maka dan seterusnya.

Adapun jika seseorang makannya memakai sendok, maja sendok itulah yang dia bersihkan dengan lidahnya.

 

(sumber: 165 Kebiasaan Nabi, Abduh Zulfidar Akaha, Pustaka Al-Kautsar)

 
Info Video CMM :
 
Bagaimana menurut anda mengenai isi artikel ini?
 
FOKUS
 
 
toko bunga bogor, jual bunga papan, bunga papan, budget florist
 
BERITA LAINNYA
 
 
USTADZAH
03 August 2018 05:54:42

Tingkatkan Kecerdasan Ibu dengan Prinsip Jempol

 
USTADZAH
15 January 2018 08:10:20

Jaga Tumbuh Kembang Anak Kita (Bagian 2)

 
USTADZAH
23 July 2018 13:06:49

Fokus untuk Akhirat

 
USTADZAH
28 October 2017 08:28:18

Andai Ajal dalam Tidur, Lakukan Empat Amalan Ini

 
USTADZAH
01 August 2018 06:39:54

Teruntuk Saudaraku di Jalan Dakwah

iklan chanel muslim, rate iklan chanelmuslim, website islam iklan
 
 
Pendaftaran Siswa Baru Jakarta Islamic School
 
TERBARU
 
Manajemen Masjid Berbasis Ekonomi Kreatif 4.0
 
Buku Pilu di Palu Mam Fifi
 
TERPOPULER
 
 
Jual Buku Mencintaimu Dengan Cinta Yang Lebih Tertata Penulis Fifi P.Jubilea
 
 


media online keluarga
media online keluarga

ChanelMuslim.com

Media Inspirasi Keluarga Muslim Indonesia dengan berbagai rubrik terbaik untuk keluarga muslim Indonesia kini tersedia di

media online keluarga

Nikmati kemudahan mendapatkan berbagai berita dan artikel islami disini.

media online keluarga
JANGKAU LEBIH LUAS KONSUMEN ANDA,
beriklan di ChanelMuslim.com
Hotline : 0813.1956.2284