ChanelMuslim.com media onlie keluarga, media islam

Senin, 03 Agustus 2020 | 14 Zulhijjah 1441 H
Login
Register

 


 
 
 
 
SYARIAH

Doa pada Akhir Duduk Tasyahud Akhir

06 July 2020 20:56:49
Berdoa pada Akhir Duduk Tasyahud Akhir
Foto: pixabay

oleh: Ustaz Farid Nu'man Hasan

ChanelMuslim.com - Disunnahkan berdoa setelah shalawat di duduk tasyahud akhir, lebih utama dengan doa-doa yang ma’tsur, atau boleh lainnya sesuai hajat kita. Sebagaimana hadits berikut:

فَضَالَةَ بْنَ عُبَيْدٍ صَاحِبَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ

سَمِعَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَجُلًا يَدْعُو فِي صَلَاتِهِ لَمْ يُمَجِّدْ اللَّهَ تَعَالَى وَلَمْ يُصَلِّ عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَجِلَ هَذَا ثُمَّ دَعَاهُ فَقَالَ لَهُ أَوْ لِغَيْرِهِ إِذَا صَلَّى أَحَدُكُمْ فَلْيَبْدَأْ بِتَمْجِيدِ رَبِّهِ جَلَّ وَعَزَّ وَالثَّنَاءِ عَلَيْهِ ثُمَّ يُصَلِّي عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ يَدْعُو بَعْدُ بِمَا شَاءَ

Fadhalah bin Ubaid, seorang sahabat Nabi, berkata: Rasulullah Shallallahu ‘Alahi wa Sallam mendengar seorang yang berdoa dalam shalatnya, tanpa memuji Allah Ta’ala, belum bershalawat kepada Rasulullah, Maka beliau bersabda: “Segera kemari,” lalu dia memanggilnya dan berkata kepadanya –atau kepada lainnya: "Jika salah seorang kalian shalat, maka hendaknya dia memulai dengan memuji Allah ‘Azza wa Jalla, dan memuliakan-Nya, kemudian bershalawat atas Rasulullah, lalu berdoalah setelah itu sekehendaknya.” (HR. At Tirmidzi No. 3477, katanya: hasan shahih. Dishahihkan pula oleh Imam Ibnu Hibban dan Imam al Hakim)

Syaikh Abul Hasan al Mubarkafuri menyebutkan bahwa Imam Malik dan Imam asy Syafi’i mengatakan:

يجوز أن يدعوا بكل شيء من أمور الدين والدنيا مما يشبه كلام الناس ما لم يكن إثماً، ولا يبطل صلاته بشيء من ذلك

Bolehnya berdoa dengan doa apa pun baik urusan agama dan dunia yang perkataannya menyerupai perkataan manusia, selama tidak mengandung dosa. Hal itu sama sekali tidak membatalkan shalatnya.

Beliau juga menyebut bahwa Imam Abu Hanifah dan Imam Ahmad menyatakan tidak boleh berdoa kecuali dengan doa yang ma’tsur, atau yang berasal dari Al Quran, atau semisal itu.

Lalu Syaikh Abul Hasan al Mubarkafuri mengomentari:

قلت: لا دليل على هذا التقييد لا من كتاب الله، ولا من سنة رسوله، ولا من قول صحابي فلا يلتفت إليه

Aku berkata: “Tidak ada dalilnya pengkhususan doa tersebut (hanya doa ma’tsur), baik dalil dari Al Quran, As Sunnah, dan perkataan para sahabat nabi, maka jangan hiraukan hal tersebut.” (Mir’ah Al Mafatih, 3/312)

Kami kutipkan beberapa contoh doa setelah tasyahud akhir yang tertera dalam sunnah:

Pertama. Dari Abu Hurairah Radhiallahu 'Anhu bahwa Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda:

إِذَا تَشَهَّدَ أَحَدُكُمْ فَلْيَسْتَعِذْ بِاللهِ مِنْ أَرْبَعٍ يَقُولُ: اللهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ، وَمِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ، وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ، وَمِنْ شَرِّ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ

Jika kalian selesai tasyahud, maka mintalah perlindungan kepada Allah dari empat hal, dengan mengucapkan: ALLAHUMMA A'UDZU BIKA MIN 'ADZABI JAHANNAM, WA MIN' ADZABIL QABRI, WA MIN FITNATIL MAHYA, WA MIN FITNATIL MAMAAT, WA MIN SYARRI FITNATIL MASIIHID DAJJAAL (Ya Allah, aku berlindung kepadaMu dari adzab neraka jahanam, adzab kubur, fitnah kehidupan dan kematian, dan dari kejahatan fitnah Dajjal).

(HR. Muslim no. 577)

Kedua. Dari Ali bin Abi Thalib Radhiallahu 'Anhu bahwa di antara bacaan tasyahus akhir dan salam, Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam membaca:

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَّرْتُ، وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ، وَمَا أَسْرَفْتُ وَمَا أَنْتَ أَعْلَمُ بِهِ مِنِّي، أَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَأَنْتَ الْمُؤَخِّرُ، لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ

ALLAHUMMAGHFIRLI MAA QADDAMTU WA MAA AKHKHARTU, WA ASRARTU WA MAA A'LANTU, WA MAA ASRAFTU WA MAA ANTA A'LAMU BIHI MINNI, ANTAL MUQADDAM WA ANTAL MUAKHKHAR LAA ILAAHA ILLA ANTA. (Ya Allah ampunilah aku apa yang aku dahulukan dan yang aku akhirkan, apa yang aku sembunyikan dan yang aku tampakkan, apa yang aku berlebihan dan apa yang Enkau lebih tahu dariku tentangnya, Engkaulah Maha Mendahulukan dan Mengakhirkan, Tiada Ilah Kecuali Engkau).

(HR. Ibnu Khuzaimah no. 723.l, shahih. Sementara dalam Sunan At Tirmidzi no. 3423, Abu Daud no. 1509, Ahmad no. 803, disebutkan bahwa doa ini dibacanya setelah selesai shalat sesudah salam)

Ketiga. Syihab bin Abi Syaibah (Syihab bin Al Majnun) Radhiallahu 'Anhu berkata:

دَخَلْتُ عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ يُصَلِّي وَقَدْ وَضَعَ يَدَهُ اليُسْرَى عَلَى فَخِذِهِ اليُسْرَى، وَوَضَعَ يَدَهُ اليُمْنَى عَلَى فَخِذِهِ اليُمْنَى وَقَبَضَ أَصَابِعَهُ وَبَسَطَ السَّبَّابَةَ، وَهُوَ يَقُولُ: يَا مُقَلِّبَ القُلُوبِ، ثَبِّتْ قَلْبِي عَلَى دِينِكَ

Aku masuk ke rumah Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam dan Beliau sedang shalat, dengan tangan kiri diletakkan di atas paha kiri, tangan kanan di atas paha kanan, dengan jari jemari digenggam serta jari telunjuk dibentangkan, Beliau berdoa:

YA MUQALLIBAL QULUUB TSABBUT QALBIY 'ALAD DIINIK (Wahai Yang Maha Membolak balikkan hati, mantapkanlah hatiku di atas agamaMu).

(HR. At Tirmidzi no. 3587. Didhaifkan oleh Syaikh al Albani: "Hadits ini munkar dengan bentuk kalimat seperti ini." Lihat Dhaif Sunan At Tirmidzi, 1/473)

Namun doa seperti ini juga disebutkan dari jalur beberapa sahabat nabi Anas bin Malik, Jabir, Ummu Salamah, An Nawas bin Sam'an, dengan sanad yang semuanya shahih, tanpa menyebut itu doa saat akhir tasyahud.[ind]

 
Info Video CMM :
 
Bagaimana menurut anda mengenai isi artikel ini?
 
FOKUS
 
 
 
TOPIK :
berdoa pada akhir duduk tasyahud akhir
 
BERITA LAINNYA
 
 
SYARIAH
14 May 2020 00:17:04

Mengganti Puasa Orang tua yang Sudah Wafat

 
ADVERTORIAL
03 August 2020 06:00:00

Kini Qurban Bisa Melalui ChanelMuslim.com

 
SYARIAH
07 November 2019 12:39:33

Belajar Menerima Ayat Jihad dan Ayat Poligami

 
 
SYARIAH
14 July 2020 13:39:03

Rice Cooker Berlapis Emas

 
SYARIAH
07 July 2020 22:49:36

Kaifiyat Shalat Ringkas Bab Salam

global qurban, chanelmuslim global qurban
 
 
 
TERBARU
 
Munajat Dzulhijjah
 
 
TERPOPULER
 
 
sekolah qurban, qurban 2020
 
 


media online keluarga
media online keluarga

ChanelMuslim.com

Media Inspirasi Keluarga Muslim Indonesia dengan berbagai rubrik terbaik untuk keluarga muslim Indonesia kini tersedia di

media online keluarga

Nikmati kemudahan mendapatkan berbagai berita dan artikel islami disini.

media online keluarga