ChanelMuslim.com media onlie keluarga, media islam

Sabtu, 19 Oktober 2019 | 20 Safar 1441 H
Login | Register

 


 
 
 
 
SUAMI ISTRI

10 Alasan Mengapa Pernikahan Gagal di Tengah Jalan

23 September 2019 12:37:19
pernikahan,perceraian,suami,istri
pexels.com

ChanelMuslim.com - Pernikahan seperti juga hubungan yang lainnya tidak pernah sempurna. Bahkan pernikahan yang terbaik pun bisa tumbang. Sebagian besar ahli sepakat bahwa kunci untuk pernikahan yang sukses dan penuh cinta adalah kerja keras, komitmen, dan evaluasi ulang terus-menerus dari kita di samping cara kita berkomunikasi. Kedengarannya cukup mudah, tetapi pada kenyataannya, lebih mudah diucapkan daripada dilakukan.

Masalah paling umum yang dihadapi pasangan adalah komunikasi, namun ada masalah yang lebih kompleks seperti perselingkuhan dan narkoba. Selain itu masalah utama lainnya juga mengejutkan. Berikut 10 alasan pernikahan kita berada di ambang kegagalan:

1. Perasaan yang berubah

Ini tampaknya menjadi salah satu masalah terbesar yang dihadapi sebagian besar pasangan. Beberapa orang mengubah seleranya ke versi pasangan yang lain. Tiba-tiba pasangan yang berada di sampingnya tidak lagi menarik hatinya. Istilah lainnya, perasaan kita terhadap pasangan sudah berubah. Jika sebelumnya kita mencintainya, sekarang sudah tidak lagi.

Jika dulu kita mentoleransi segala kekurangan pada dirinya, sekarang sudah tidak tahan lagi dengan segala kekurangan yang dia miliki. Misalnya saja kita menikah dengan seorang sembrono, dia tidak akan secara otomatis berubah menjadi orang yang rapi dan tertib karena kita menginginkannya. Satu-satunya orang yang harus kita ubah adalah diri kita sendiri. Yang terbaik yang dapat kita lakukan adalah mengubah respons kita.

2. Berbicara VS Berkomunikasi

Kesalahpahaman paling umum yang mengancam kehidupan pernikahan adalah kita terkadang keliru mendefenisikan berbicara dan berkomunikasi. Kita kerap meyakini ketika kita sudah berbicara artinya kita sedang berkomunikasi.

Menyuarakan keluhan, kritik, dan menyampaikan kekesalan bukanlah berkomunikasi. Belajarlah untuk mengekspresikan perasaan bukan dari titik keluhan dan kritik. Komunikasi yang efektif berarti kita juga bersedia mendengarkan dan melihat dunia melalui kacamata pasangan kita karena setiap persoalan bukan hanya milik kita sendiri. Jika kita mendengarkan dan berbicara, pembicaraan yang intens akan menciptalan ikatan yang sebenarnya akan menjaga pernikahan.

3. Manajemen Waktu

Gaya hidup modern sama dengan gaya hidup yang penuh tekanan. Waktu menjadi penting dan banyak pasangan tidak mengatur waktu mereka secara efisien. Kita disibukan dengan segala aktifitas, ke sana dan kemari setiap hari tapi tidak pernah ada untuk pasangan kita.

Waktu yang berkualitas walaupun hanya lima menit sehari, merupakan persyaratan penting untuk menikah. Pasangan perlu mengevaluasi kembali hubungan mereka secara lembut dan jujur, meski hanya untuk mengetahui apakah mereka ada di halaman yang sama atau tidak.

4. Keintiman

Nadirah Angail, penulis dan terapis dari nadirahangail.com percaya bahwa kurangnya keintiman adalah masalah utama dalam pernikahan Muslim. “Seks hanyalah bagian kecil dari keintiman,”

katanya. Ini lebih tentang keterlibatan penuh sebagai pasangan. Tetap terhubung di setiap level. Secara spiritual, mental, fisik dan emosional. Sebagian besar pasangan terus-menerus menghadapi perjuangan berat untuk menjaga percikan cinta tetap hidup. Keintiman bukanlah tujuan yang harus dicari pasangan melainkan perjalanan, yang berlangsung sepanjang pernikahan.

5. Fokus yang berubah

Masalah yang paling sering dimiliki pria adalah bahwa fokus istri berubah ketika sudah memiliki anak. Hal itu sering menyebabkan suami merasa diabaikan yang pada gilirannya, menyebabkan kurangnya keintiman.

Kita juga mempersilahkan teknologi untuk mengganggu hubungan pernikahan kita. Orang-orang yang mengirim pesan teks saat makan malam, menjelajahi Internet di malam hari dan menggunakan ponsel pintar mereka terus-menerus. Akibatnya, fokus pada satu sama lain bergeser. Duduk di sebelah pasangan dengan tablet atau telepon pintar di tangan sama sekali bukan waktu yang berkualitas.

6. Uang, Uang, Uang

Uang adalah masalah besar. Perkawinan seringkali dapat bertahan dari perselingkuhan tetapi masalah uang dapat menjadi alasan perceraian. Nadirah menyatakan bahwa masalah ini tidak jarang terjadi di rumah tangga Muslim.

Dalam rumah tangga dengan dua pendapatan, sering kali ada kecemburuan dirasakan saat pasangan berpenghasilan lebih banyak. Ini sering menyebabkan persaingan yang tidak sehat. Kadang-kadang lelaki merasa tidak aman jika istrinya berpenghasilan lebih besar. Dia merasa tidak bisa mengendalikan istrinya.

7. Maafkan Aku

Peminta maaf dan memaafkan seharusnya mudah untuk dilakukan bagi suatu hubungan berdasarkan cinta. Namun ternyata para ahli menyatakan sebaliknya. Ketidakmauan untuk memaafkan kesalahan ringan, misalnya tidak membuang sampah pada tempatnya atau meninggalkan pakaian kotor sembarangan dan masalah-masalah besar, seperti berutang, dapat berdampak negatif pada suatu hubungan. Sebagian besar masalah dalam pernikahan dapat muncul dari keengganan pasangan untuk saling memaafkan. Dalam kehidupan perkawinan, memaafkan harus tanpa syarat.

8. Kurangnya Penghargaan

Ketika penghargaan rendah, konflik tinggi. Kurangnya penghargaan sering menjadi akar penyebab perselingkuhan dalam pernikahan. Pasangan cenderung menganggap remeh pasangannya. Mereka secara keliru percaya bahwa mereka akan selalu ada di sana. Ketika dua orang merasa 100% diakui dan dihargai oleh pasangan mereka, hanya sedikit ruang untuk terjadinya konflik.

9. Emosional Affair

Islamic Care Line, layanan konseling untuk pasangan di Afrika Selatan telah melihat kemajuan besar dalam persoalan emosional affair. Persoalan emosional affair ini biasanya bukan melulu tentang seks, tetapi lebih membagikan perasaan kepada orang lain yang tidak bisa didapatnya dari pasangannya sendiri.

Belajar untuk percaya atau menyembuhkan diri sendiri dari persoalan ini secara emosional bisa menjadi sangat sulit. Kita menghadapi pergolakan batin besar yang selalu naik turun. Hal itu bisa dihindari jika kita belajar untuk mengungkapkan perasaan dan kebutuhan kita kepada pasangan.

10. Persaingan untuk menjadi yang terbaik

Anisa Moosa, seorang pekerja sosial di Islamic Care line menemukan  bersaing yang tidak sehat antar suami istri menjadi masalah besar dalam pernikahan ketika pasangan bersaing bahkan secara spiritual untuk berada di puncak untuk mendominasi yang lain. Setiap pasangan mencoba untuk mengalahkan yang lain dan ini dapat memiliki efek bencana jika pasangan tidak tahu kapan atau bagaimana mengelolanya.

Ketika menang dan menjadi benar menjadi lebih penting daripada memiliki kebersamaan yang penuh cinta, maka kemenangan itu seringkali kosong dan berumur pendek. Hubungan itu rumit dan keadaan pasangan kita pun unik. Meskipun begitu tentu saja tidak semua masalah dalam hubungan pernikahan dapat menimpa kita. Semua yang dipaparkan di atas hanyalah alasan yang paling umum. Selalu berinvestasi dalam hubungan pernikahan dan bersyukurlah bahwa Allah telah menganugerahkan kepada kita seorang pasangan terbaik di dunia ini. [Maya/ sumber: Aboutislam.net]

 
Info Video CMM :
 
Bagaimana menurut anda mengenai isi artikel ini?
 
FOKUS
 
 
 
TOPIK :
pernikahan
perceraian
suami
istri
 
BERITA LAINNYA
 
 
SUAMI ISTRI
20 June 2019 21:08:54

Puncak Kesuksesan Seorang Istri

 
SUAMI ISTRI
22 November 2018 09:48:45

Duka Istri dan Enam Anak Dufi Abdullah

 
SUAMI ISTRI
30 March 2018 12:28:23

Yang, Nge-Date Yuk

 
SUAMI ISTRI
15 September 2018 06:05:54

Pernikahan sebagai Fitrah Insani

 
SUAMI ISTRI
01 October 2018 10:21:33

Duka Ini Milik Semua

The Power Of Love 2 Hayya
 
 
Pendaftaran Siswa Baru Jakarta Islamic School
 
TERBARU
 
iklan chanel muslim, rate iklan chanelmuslim, website islam iklan
 
Buku Pilu di Palu Mam Fifi
 
TERPOPULER
 
Jual Buku Mencintaimu Dengan Cinta Yang Lebih Tertata Penulis Fifi P.Jubilea
 
 


media online keluarga
media online keluarga

ChanelMuslim.com

Media Inspirasi Keluarga Muslim Indonesia dengan berbagai rubrik terbaik untuk keluarga muslim Indonesia kini tersedia di

media online keluarga

Nikmati kemudahan mendapatkan berbagai berita dan artikel islami disini.

media online keluarga
JANGKAU LEBIH LUAS KONSUMEN ANDA,
beriklan di ChanelMuslim.com
Hotline : 0813.1956.2284