ChanelMuslim.com media onlie keluarga, media islam

Jumat, 23 Oktober 2020 | 7 Rabiul Awwal 1442 H
Login
Register

 


 
 
 
 
PRANIKAH

4 Kriteria Calon Istri Masa Depan

29 July 2020 10:05:32
empat,kriteria,calon,istri,masa,depan
Skittterphoto/pexels.com

ChanelMuslim.com - Memilih seseorang untuk menjadi pendamping memang tidak mudah. Banyak hal yang dipertimbangkan untuk menentukan siapa orang yang tepat menemani sepanjang hidupnya kelak. Yang perlu diperhatikan adalah mencari pendamping hidup itu sebaiknya sesuai dengan kepribadian kita.

Memilih pasangan memang urusan perasaan. Ketika menemukan seseorang dirasa cocok, seringkali kita mengabaikan hal-hal yang seharusnya menjadi kriteria wajib. Padahal kriteria ini dapat menentukan baik tidaknya kelangsungan serta keharmonisan keluarga kelak.

Menurut hadist Nabi Muhammad SAW, setidaknya ada 4 kriteria ketika seseorang ingin mencari pendamping hidup. Apa saja kriteria tersebut? Berikut ulasan selengkapnya

“Wanita dinikahi karena 4 hal: hartanya, nasabnya, kecantikannya, dan agamanya. Pilihlah yang memiliki agama, maka kalian akan beruntung.” (H.R. Bukhari)

Berikut penjelasan dari masing-masing kriteria tersebut.

1. Pilihlah Jodoh yang Baik Agamanya, Yakni Taat kepada Allah dan Rasul-Nya

Sudah sewajarnya agama dijadikan kriteria utama ketika seseorang sedang menentukan pasangan hidup. Orang yang baik agamanya akan membawa keluarganya menuju taat pada aturan Allah dan Rasul-Nya.

Dengan penuh ketaqwaan maka si calon istri masa depan ini akan menjaga diri dari melakukan hal yang dilarang Allah dan tekun menjalankan apa yang perintah Allah.

Jika tidak memiliki tiga kriteria lainnya yang sudah ditetapkan Nabi SAW di atas, minimal harus memiliki satu kriteria ini.

2. Enak Dipandang

Tidak dapat dipungkiri jika faktor fisik juga menjadi salah satu kriteria dalam memilih pasangan. Hal ini juga diperbolehkan oleh Rasulullah SAW karena menjadi salah satu faktor penunjang kelanggengan kehidupan berkeluarga. Hal tersebut sejalan dengan tujuan dari pernikahan, yaitu untuk menciptakan ketentraman dalam hati.

Dalam taaruf pun Islam menetapkan agar keduanya saling melihat ketika hendak dilamar.  Sehingga baik laki-laki maupun perempuan dapat mempertimbangkan wanita yang yang hendak dilamarnya dari segi fisik.

3. Nasabnya atau Silsilah Keturunannya

Keluarga berperan besar dalam mempengaruhi ilmu, akhlak dan keimanan seseorang. Jika keluarganya baik, maka dapat dipastikan anak-anaknya juga seorang yang baik.

Muslimah dianjurkan untuk menerima pinangan setelah dia mengetahui tentang nasabnya (silsilah keturunannya) calon suami. Begitu juga dengan pihak lelaki harus teliti dalam mengetahui nasab calon istrinya.

Alasan kedua, di masyarakat kita terdapat masalah pelik berkaitan dengan status anak hasil zina. Mereka menganggap bahwa jika dua orang berzina, cukup dengan menikahkan keduanya maka selesailah permasalahan. Padahal tidak demikian. Karena dalam ketentuan Islam, anak yang dilahirkan dari hasil zina tidak di-nasab-kan kepada si lelaki pezina, namun di-nasab-kan kepada ibunya.

Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam  juga hanya menetapkan anak tersebut di-nasab-kan kepada orang yang berstatus suami dari si wanita. Me-nasab-kan anak zina tersebut kepada lelaki pezina tidak diperkenankan.

Pasalnya Konsekuensinya, anak yang lahir dari hasil zina, apabila ia perempuan maka suami dari ibunya tidak boleh menjadi wali dalam pernikahannya. Jika ia menjadi wali maka pernikahannya tidak sah, jika pernikahan tidak sah lalu berhubungan intim, maka sama dengan perzinaan. Inilah yang membuat seorang lelaki ketika meminang calon istrinya perlu mengetahui nasab tersebut.

 4. Setara Hartanya

Rasulullah juga menganjurkan agar memilih pasangan hidup yang setara atau sekufu dalam agama dan status sosialnya. Tidak dipungkiri banyak pernikahan yang tidak langgeng karena perbedaan ini. Salah satu hikmah dari anjuran ini ialah kesetaraan dalam agama dan kedudukan sosial dapat menjadi faktor kelanggengan rumah tangga.

Pada zaman Nabi hal ini pernah terjadi, dimana Zaid bin Haritsah ra dari kalangan biasa dinikahkan dengan Zainab binti Jahsy ra,  wanita terpandang dan cantik. Hasilnya  pernikahan mereka pun tidak berlangsung lama.

Perempuan dinikahi karena empat faktor. Karena hartanya, nasabnya, kecantikannya dan karena agamanya. Namun kita harus mengutamakan wanita yang mempunyai agama. Meski Nabi juga memandang harta, nasab, dan kecantikan untuk jadi bahan pertimbangan, namun Nabi juga sangat menekankan bahwa sebaiknya mengutamakan mereka yang baik agamanya. Hal ini menandakan bahwa sebenarnya agama merupakan kriteria paling utama. [My]

 
Info Video CMM :
 
Bagaimana menurut anda mengenai isi artikel ini?
 
FOKUS
 
 
 
TOPIK :
empat
kriteria
calon
istri
masa
depan
 
BERITA LAINNYA
 
 
PRANIKAH
29 July 2020 10:05:32

4 Kriteria Calon Istri Masa Depan

 
 
PRANIKAH
02 September 2020 09:29:56

Memulai Pernikahan dengan Langkah yang Benar

 
PRANIKAH
21 October 2020 06:54:40

Aku Terjebak dengan Lelaki Pilihan Orangtuaku

 
PRANIKAH
25 August 2020 11:45:26

Apakah Perjodohan Termasuk Kawin Paksa?

Saksikan tren modest wear terkini dari 164 designer modest fashion Indonesia dalam ajang Modest Fashion Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2020 yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia, Indonesian Fashion Chamber, dan Indonesia Halal Lifestyle Cent
 

 
 
TERBARU
 
cmm market
 
 
TERPOPULER
 
 
 
 


media online keluarga
media online keluarga

ChanelMuslim.com

Media Inspirasi Keluarga Muslim Indonesia dengan berbagai rubrik terbaik untuk keluarga muslim Indonesia kini tersedia di

media online keluarga

Nikmati kemudahan mendapatkan berbagai berita dan artikel islami disini.

media online keluarga
JANGKAU LEBIH LUAS KONSUMEN ANDA,
beriklan di ChanelMuslim.com
Hotline : 0811.1362.284