ChanelMuslim.com media onlie keluarga, media islam

Sabtu, 16 November 2019 | 19 Rabiul Awwal 1441 H
Login | Register

 


 
 
 
 
PARENTING

Bagaimana Bayang-Bayang Ranting Tidak Bengkok?

01 March 2018 21:24:03
#parenting #keluarga #islam #anak #ayahbunda #alghazali
pxhere.com

ChanelMuslim.com - “Tidaklah setiap anak yang lahir kecuali dilahirkan dalam keadaan fitrah. Maka kedua orangtuanyalah yang akan menjadikannya sebagai Yahudi, Nasrani, atau Majusi.” (HR. Imam Malik, Imam Ahmad, Imam Al-Bukhari, Imam Muslim).

Hadits di atas bermakna bahwa manusia difitrahkan (memiliki sifat pembawaan sejak lahir) dengan kuat di atas Islam. Akan tetapi, tentu harus ada pembelajaran Islam dengan perbuatan atau tindakan. Pembelajaran itu berasal dari keteladanan orangtua. Orangtualah yang kemudian menjadikan anak-anaknya sebagai muslim sejati, yahudi, nasrani atau majusi.

Dalam hal keteladanan ini mari kita telaah perkataan Imam Al-Ghazali, “Dan kapankah bayang-bayang ranting bisa lurus jika rantingnya bengkok?”

Kalimat yang sederhana namun sangat dalam maknanya. Bayang-bayang akan selalu mengikuti bendanya. Lalu bagaimana bayang-bayang ranting bisa lurus jika rantingnya itu sendiri sudah bengkok. Ini sama seperti bagaimana kita bisa melahirkan anak-anak yang shaleh jika kita tidak menshalehkan diri kita sendiri. Keshalihan orang tua adalah pokok yang utama dalam proses pendidikan ananda.

Untuk melahirkan anak-anak yang shaleh tidak cukup hanya dengan menitipkan mereka ke lembaga-lembaga pendidikan yang kita pikir bagus. Tidak juga cukup hanya dengan memanggil guru ngaji ke rumah. Bagaimana bisa kita berharap anak-anak akan menjadi anak yang penyabar jika kita sendiri tidak sabaran. Bagaimana bisa kita menginginkan anak-anak shalat tepat waktu jika kita sendiri masih asyik dengan gadget saat adzan berkumandang.

Ayah Bunda mari kita menshalehkan diri agar kelak kita berkumpul bersama umat Muhammad SAW, agar seluruh keluarga berkumpul di surganya Allah. Ada sepuluh hal yang perlu kita perhatikan agar kita mampu menjadi teladan ananda.

1. Sabar.

Sabar dalam menghadapi tingkah polah anak-anak yang terkadang membuat kita pusing tujuh keliling. Sabar dalam menghadapi pertanyaan-pertanyaan kritis mereka. Sabar dalam memberikan perhatian kepada seluruh anggota keluarga.

2. Senantiasa bersifat penuh kasih dan tidak pilih kasih.

Memberi perhatian dan kasih sayang yang sama terhadap anggota keluarga.

3. Jujur.

Senantiasa berkata dan bersikap jujur karena kita selalu dalam pengamatan anak-anak. Mereka akan segera tahu dan merasa soal ketulusan dan kejujuran orangtuanya. Kejujuran ini juga merupakan sumber kebanggaan mereka kepada orangtuaya. Kejujuran orangtua akan menghasilkan anak taat.

4. Lembut dan santun.

Bersikap lembut kepada anak-anak tidak akan melunturkan wibawa. Kita tidak harus membentak-bentak atau bahkan memaki saat kita sedang kesal.

5. Tegas.

Memberi kasih sayang bukan berarti bersikap abai. Abai saat anak-anak berbuat kesalahan. Kita tetap harus bersikap tegas dan konsisten memberikan peringatan atau hukuman kepada anaka-anak jika mereka berbuat salah.

6. Konsisten dalam melakukan ibadah.

Selalu berusaha untuk bersungguh-sungguh dalam beribadah. Konsisten beribadah akan memberikan keteladanan yang berbekas pada anak-anak dan akan menumbuhkan kecintaan pada diri anak pada Allah.

7. Berani meminta maaf.

Tidak sungkan meminta maaf ketika kita melakukan kesalahan. Hal ini akan membangun kepercayaan diri pada anak dan juga kepercayaan dirinya kepada orangtua. Anak merasa dihargai dan dianggap sebagai manusia.

8. Memberikan kesempatan untuk berbicara.

Orangtua tidak perlu mendominasi setiap pembicaraan. Ada saatnya kita perlu mendengarkan pendapat anak-anak tentang suatu hal. Hal ini kan membangkitkan gairah mereka untuk mengeksplorasi segala hal.

9. Mengayomi.

Memberikan rasa aman dan nyaman pada anak sehingga anak mempunyai tempat untuk mencurahkan kegelisahannya. Anak-anak mempunyai tempat untuk bersandar saat mereka lelah.

10. Bekerja keras.

Ketika orangtua mempunyai sifat yang ulet dan bekerja keras, anak-anak akan mampu menghormati orangtuanya.

Keteladanan orangtua merupakan oase kehidupan untuk ananda. Keteladanan orangtua memberikan gambaran nyata tentang akhlak seorang muslim sebenarnya. (Maya Agustiana)

 
Info Video CMM :
 
Bagaimana menurut anda mengenai isi artikel ini?
 
FOKUS
 
 
Bantu Pengungsi Gempa Maluku bersama Chanel Muslim
 
TOPIK :
parenting
keluarga
islam
anak
ayahbunda
alghazali
 
BERITA LAINNYA
 
 
PARENTING
02 November 2018 08:45:02

Resep Islami Mendidik Anak ala Dr Dewi Inong Irana

 
PARENTING
10 December 2018 13:28:27

Menjaga Anak dengan Doa

 
PARENTING
19 June 2019 08:30:02

Mengajari Anak Berkompetisi yang Sehat

 
PARENTING
06 September 2018 12:01:35

Mengajarkan Keterampilan Kedewasaan

indonesia dermawan, act, aksi cepat tanggap, cmm peduli
 
 
Pendaftaran Siswa Baru Jakarta Islamic School
 
TERBARU
 
Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF)
 
Buku Pilu di Palu Mam Fifi
 
TERPOPULER
 
 
Jual Buku Mencintaimu Dengan Cinta Yang Lebih Tertata Penulis Fifi P.Jubilea
 
 


media online keluarga
media online keluarga

ChanelMuslim.com

Media Inspirasi Keluarga Muslim Indonesia dengan berbagai rubrik terbaik untuk keluarga muslim Indonesia kini tersedia di

media online keluarga

Nikmati kemudahan mendapatkan berbagai berita dan artikel islami disini.

media online keluarga
JANGKAU LEBIH LUAS KONSUMEN ANDA,
beriklan di ChanelMuslim.com
Hotline : 0813.1956.2284