ChanelMuslim.com media onlie keluarga, media islam

Kamis, 14 November 2019 | 17 Rabiul Awwal 1441 H
Login | Register

 


 
 
 
 
OASE

Begini Cara Membuat Balita Nyaman di Negeri Orang

12 February 2018 22:09:57
Balita, Lahore, Pakistan, luar negeri, mengurus anak
Kedua anak Isti saat di Lahore (foto: dok. Pribadi)

Oleh: Isti Prihandini (ibu 2 anak) ChanelMuslim.com-Membawa anak balita ke luar negeri untuk beberapa tahun adalah tantangan yang cukup mendebarkan. Apalagi jika di negara yang amat jarang orang Indonesia dan tidak tersedia sekolah atau komunitas anak-anak Indonesia. Tantangan bahasa, cuaca, jenis makanan, dan kebiasaan masyarakat, semakin melengkapi tantangan yang akan dihadapi anak. Bantu Anak Bisa Home Sweet Home Home sweet home atau perasaan nyaman saat di rumah adalah yang utama. Meski biasanya di luar negeri kita tidak punya house karena biasanya menyewa rumah, tapi sangat penting agar anak-anak merasa punya home. Kami sekeluarga tinggal di sebuah "kampung kota" di Lahore, Pakistan. Tidak ada satu pun keluarga Indonesia di dekat rumah kami. Mau tak mau, anak-anak kami (umur 2 tahun dan 3 setengah tahun) harus bisa menerima kebiasaan masyarakat sekitar, terutama saat mengetuk pintu. Pertama-tama kami merasa diteror saat ada ketukan pintu. Cara mengetuk mereka sangat keras, seperti orang sangat marah. Berhari-hari saya dan anak-anak dicekam ketakutan. Bagaimana berani keluar rumah dan berkomunikasi dengan masyarakat sekitar, jika di dalam rumah saja dicekam horor saat ada orang mengetuk. Bagaimana pula anak-anak bisa merasa home sweet home jika mendengar bunyi pintu rumah sendiri saja langsung teriak ketakutan? Akhirnya setelah mengumpulkan keberanian, saya membuka pintu rumah, dan terbentanglah setapak jalan menuju perasaan nyaman. Ternyata memang kebiasaan mereka saja, mengetuk pintu keras-keras, bukan emosi, tapi hanya ingin tahu tetangga baru sembari mengirim nasi biryani. Anak-anak pun jadi mengetahui ada anak-anak seusia di sekitar rumah yang bisa menjadi teman bermain. Ikuti Irama Mereka Penting untuk anak-anak bisa mengikuti "irama" masyarakat sekitar, seperti bisa mengerti bahasanya, bisa memakan makanannya, juga bisa mengikuti cara berpakaian mereka agar tidak terlalu mencolok perbedaannya. Selama halal, tidak masalah kita menjadi mereka. Sembari saya belajar bahasa Urdu dari nol, anak-anak pun saya ajarkan menirukan kata-kata dari anak-anak sekitar. Cara belajar bahasa paling mudah adalah dengan praktik secara langsung. Saat di luar rumah, anak-anak Pakistan berteriak bili saat melihat kucing, maka mulai saat itu anak-anak saya ikut memanggil bili. Ajari anak-anak mengungkapkan yang dirasakan dalam Urdu. Karena hal yang membuat anak-anak shock adalah musim panas 47 derajat, anak-anak saya mulai mengatakan garmi bohot hai (panas sekali) Kata-kata sederhana dalam bahasa Urdu, seperti apa kabar, kabar baik, terima kasih, maaf, panas, dingin, penting sebagai modal awal anak-anak mengikuti irama masyarakat sekitar. Masalah perbedaan makanan pokok pun harus segera diatasi sedini mungkin. Hilangkan pikiran bahwa makanan pokok terbaik untuk anak-anak kita adalah nasi. Di Lahore, makanan pokoknya adalah roti pipih bundar dari gandum. Pelan-pelan, anak-anak saya belajar makan roti tersebut. Meski disesuaikan dengan lidah anak-anak saya. Kalau anak-anak Pakistan memakannya dengan lauk kacang-kacangan atau daging-dagingan yang agak pedas, anak-anak saya suka memakannya dengan selai coklat. Soal pakaian, selama tidak melanggar agama, tidak ada salahnya mengikuti gaya berpakaian anak-anak sekitar. Di musim panas, anak-anak belajar mengenakan shalwar khamis (setelan baju dan celana) dari kain lawn. Di musim dingin, anak-anak belajar mengenakan high neck, sarung tangan, dan rompi hangat. Saya pun membiasakan anak-anak memakai sepatu meski cuma bermain di depan rumah, sebagaimana anak-anak Pakistan. Sekolah untuk Mencari Teman Pada usia berapa anak-anak di negara tersebut disekolahkan? Ini penting menjadi pedoman kita agar anak-anak tidak kehilangan teman sebaya. Di Lahore umumnya anak-anak usia 3 tahun sudah sekolah Pre Nursery. Saya pun mencari sekolah dengan kriteria: bisa dijangkau dengan jalan kaki, kualitas lumayan bagus, dan punya halaman bermain. Meski sekolah dengan kriteria tersebut tidak full english medium, buku teks Inggris tapi mengajar dengan bahasa Urdu, itu tidak begitu menjadi soal karena akan belajar sedikit demi sedikit. Jarak sekolah yang bisa ditempuh dengan jalan kaki pun berguna agar anak-anak familiar dengan lingkungan sekitar. Lebih banyak yang bisa dilihat dan lebih banyak orang yang kita sapa saat jalan kaki dibanding saat berkendara. Ajak Anak Mengeksplor Lingkungan Mencari rute baru ke sekolah, atau rute ke toko kue, atau rumah teman, akan semakin membuka wawasan anak tentang lingkungan sekitar. Berjalan kaki memasuki gang-gang kecil di permukiman negara lain hingga kadang tersesat, adalah petualangan sederhana yang seru. Hasilnya adalah kita menjadi tahu letak toko-toko di mana kita bisa mendapatkan barang kebutuhan atau makanan, tanpa harus ke supermarket di pusat kota. Dengan mengeksplor lingkungan, kita lebih mengenal tradisi masyarakat sekitar. Tidak jauh dari rumah ada derba atau makam orang sholeh, di mana setiap malam Jumat, masyarakat sekitar menaruh lentera-lentera kecil di bawah pohon, lalu menaruh uang di dekat makam, kemudian berdoa. Kita juga bisa melihat permainan rakyat yang sangat populer. Di Lahore, baik di lapangan atau di jalanan depan rumah, penuh dengan orang-orang, tua-muda-kecil, bermain kriket. Tentu sangat mengasyikkan bila sebagai orang asing bisa memainkan permainan penduduk asli. Namun kalaupun tidak, bisa menikmati pun luar biasa. Ikuti Cara Pribumi Menghadapi Tantangan Ada dua hal yang berpotensi menimbulkan stress pada anak-anak saat di Lahore, yaitu cuaca ekstrim dan keterbatasan listrik. Masyarakat sekitar sudah bertahun-tahun tinggal di sana dan survive! Maka kita pun bisa. Menghadapi cuaca panas ekstrim, kita ikuti dengan memanfaatkan atap rumah sebagai tempat tidur di malam hari. Menghadapi cuaca dingin, atap rumah digunakan untuk aktivitas di siang hari. Ceritakan pada anak-anak, kelebihan negara empat musim di banding negara tropis. Saya selalu mengulang-ulang kepada anak-anak, bisa tidur di ruang terbuka tanpa nyamuk, tikus, dan kecoa adalah anugerah besar yang bisa ditemukan di Lahore. Kita yang Mengkontruksi Pemikiran Anak Pandangan anak-anak terhadap suatu negara, tergantung bagaimana kita memberikan informasi kepada anak-anak. Tidak boleh membohongi untuk memberikan rasa aman, namun juga tidak boleh menakut-nakuti. Seperti beberapa tragedi bom yang menteror Lahore. Sekolah-sekolah diliburkan. Suasana agak mencekam. Namun saya tetap memberi informasi kepada anak-anak tentang apa yang sebenarnya terjadi, dan menenangkan bahwa semua akan baik-baik saja. Ceritakan Kelebihan-Kelebihan Cara untuk bersyukur adalah pintar melihat kelebihan negara yang ditinggali. Saya menanamkan kepada anak-anak bahwa anugerah besar di Lahore adalah tersedia taman-taman luas gratis, air minum gratis, es krim murah, restoran terjangkau, tidak macet, dan masih banyak lagi. Nah, bersyukur, dengan cara-cara tersebut anak-anak bisa enjoy, bahkan alhamdulillah bisa berprestasi di sekolah dan punya sahabat karib.(ind)



Penulis : Redaksi
Bergabung di Oase ChanelMuslim.com sejak 18 September 2015

Tanggung jawab isi konten tulisan member oase diluar tanggung jawab redaksi

Anda bisa mengirimkan tulisan untuk rubrik oase di halaman ini atau silakan melakukan registrasi untuk anda yang belum terdaftar disini.
 
Info Video CMM :
 
Bagaimana menurut anda mengenai isi artikel ini?
 
FOKUS
 
 
Bantu Pengungsi Gempa Maluku bersama Chanel Muslim
 
TOPIK :
balita
lahore
pakistan
luar negeri
mengurus anak
 
BERITA LAINNYA
 
 
OASE
29 November 2017 16:47:43

Yang Lembut Hatinya

 
OASE
20 July 2018 18:06:48

Hafizh Quran Tapi Maksiat

 
OASE
01 April 2018 09:44:05

Agar Belanja Mingguan jadi Primadona

 
OASE
30 December 2017 09:23:37

Ketika Jurnalis Mencuit di Sosial Media

indonesia dermawan, act, aksi cepat tanggap, cmm peduli
 
 
Pendaftaran Siswa Baru Jakarta Islamic School
 
TERBARU
 
Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF)
 
Buku Pilu di Palu Mam Fifi
 
TERPOPULER
 
 
Jual Buku Mencintaimu Dengan Cinta Yang Lebih Tertata Penulis Fifi P.Jubilea
 
 


media online keluarga
media online keluarga

ChanelMuslim.com

Media Inspirasi Keluarga Muslim Indonesia dengan berbagai rubrik terbaik untuk keluarga muslim Indonesia kini tersedia di

media online keluarga

Nikmati kemudahan mendapatkan berbagai berita dan artikel islami disini.

media online keluarga
JANGKAU LEBIH LUAS KONSUMEN ANDA,
beriklan di ChanelMuslim.com
Hotline : 0813.1956.2284