ChanelMuslim.com media onlie keluarga, media islam

Sabtu, 16 Januari 2021 | 3 Jumadil Akhir 1442 H
Login
Register

 


 
 
 
 
NASIONAL

Ustaz Felix Siaw Beri Tanggapan Soal Puisi Sukmawati

03 April 2018 16:49:19
Ustaz Felix Siaw Beri Tanggapan Soal Puisi Sukmawati

Nama Sukmawarti Soekarno Putri menjadi bahan pembicaraan dua hari ini. Karena puisinya yang kotroversial. Sukma menganggap nyanyian kidung lebih merdu daripada adzan.

Bagi kita umat muslim, suara adzan merupakan pengingat sholat. Jadi tidak masalah sebenarnya jika tidak merdu. Karena muazin bukan sedang lomba tarik suara mengingatkan bahwa waktu sholat sudah masuk.

Jika bu Sukwa tahu, Bilal yang pertama mengumandangkan azan itu suaranya merdu sekali. Selain Bilal banyak juga masjid-masjid sekarang ini mengutamakan yang beradzan dan imam juga hapal quran. Selain itu juga dianjurkan untuk bersuara merdu. Bahkan, bagi pengumandang azan diberikan tempat yang mulia di surga nanti.

Mendengar puisi Ibu Sukmawati, Ustaz Felix Siaw juga sempat membuat puisi. Dalam bait pusinya terdapat pengingat bagi Sukmawati, bahwa hanya penjajah saja yang tidak suka suara adzan.

Dan kini aku menggugat dirimu, mempertanyakan dirimu, siapa kamu sebenarnya? Mengapa cadar dan azan begitu mengganggu dirimu, membuat engkau resah? Yang kutahu, hanya penjajah yang begitu

Mudah-mudahan dengan ini Bu Sukmawati sadar akan pernyataannya dalam puisi.

Berikut isi puisi balasan Ustaz Felix Siaw

Kamu Tak Tahu Syariat

Kalau engkau tak tahu syariat Islam, seharusnya engkau belajar bukan berpuisi, harusnya bertanya bukan malah merangkai kata tanpa arti

Bila engkau mau mengkaji, engkau akan memahami bahwa hijab itu bukan hanya pembungkus wujud, tapi bagian ketaatan, sebagaimana saat engkau ruku dan sujud

Engkau juga akan mengerti, bahwa membandingkan konde dan cadar itu perkara menggelikan, sebab yang satu ingin terjaga, yang lain malah mengumbar

Kalau engkau tak tahu syariat Islam, hal paling pintar yang engkau lakukan adalah diam. Sebab bicara tanpa ilmu itu menyesatkan, berjalan tanpa pelita di gelap malam

Pastinya juga engkau tak tahu bahwa negeri ini dibangkitkan darah perlawanannya oleh kalimat takbir, yang enam kali dilantangkan dalam azan yang engkau tuduh tak lebih merdu dibanding kidung ibu

Tanpa Islam tak ada artinya Indonesia, maka dimulakan negeri ini dengan "Atas berkat rahmat Allah". Islam adalah ruh Indonesia, nyawa Indonesia

Takkan berdaya wanita Indonesia tanpa Islam, yang telah menuntun mereka dari gelapnya penjajahan menuju cahaya kemerdekaan. Dari sekeder pelengkap jadi tiang peradaban

Dan kini aku menggugat dirimu, mempertanyakan dirimu, siapa kamu sebenarnya? Mengapa cadar dan azan begitu mengganggu dirimu, membuat engkau resah? Yang kutahu, hanya penjajah yang begitu

Tak paham konde, tak mampu berkidung, tak jadi masalah. Tapi tak tahu syariat mana bisa taat? Tak Indonesia tetap bisa menghuni surga, tak Islam maka tak ada lagi penolong di satu masa yang tak ada keraguan di dalamnya

Kalau engkau tak tahu syariat. Mari sini ikut melingkar dan merapat. Akan aku sampaikan biar engkau pahami, bagi mereka yang beriman, tak ada yang lebih penting dari Allah dan Rasul-Nya (Ilham)

 
Info Video CMM :
 
Bagaimana menurut anda mengenai isi artikel ini?
 
FOKUS
 
 
 
BERITA LAINNYA
 
 
NASIONAL
22 September 2020 11:18:30

Tim Tanggap Darurat ACT Siaga di Lokasi Bencana Sukabumi

 
NASIONAL
24 September 2020 15:17:40

Pemerintah Wajib Dorong Harga Listrik EBT Kompetitif

 
Pendaftaran Siswa Baru Jakarta Islamic School
 

 
 
TERBARU
 
cmm market
 
 
TERPOPULER
 
 
 
 


media online keluarga
media online keluarga

ChanelMuslim.com

Media Inspirasi Keluarga Muslim Indonesia dengan berbagai rubrik terbaik untuk keluarga muslim Indonesia kini tersedia di

media online keluarga

Nikmati kemudahan mendapatkan berbagai berita dan artikel islami disini.

media online keluarga
JANGKAU LEBIH LUAS KONSUMEN ANDA,
beriklan di ChanelMuslim.com
Hotline : 0811.1362.284