ChanelMuslim.com media onlie keluarga, media islam

Sabtu, 11 Juli 2020 | 21 Zulqaidah 1441 H
Login
Register

 


 
 
 
 
NASIONAL

Komisi Hukum MUI Laporkan Para Penyebar Rapid Test Hoax

30 May 2020 06:32:22
Komisi Hukum MUI Laporkan Para Penyebar Rapid Test Hoax

ChanelMuslim.com - Anggota tim hukum dari Komisi Hukum dan Perundang-Undangan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Ikhsan Abdullah, melaporkan pelaku yang menyebarkan informasi hoaks ke aplikasi perpesanan WhatsApp yang mengatasnamakan MUI ke Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Jakarta.

"Laporan ini dimaksudkan agar pelakunya dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya dan tidak ada lagi orang atau sekelompok orang yang mengatasnamakan MUI untuk melakukan kejahatan dan upaya-upaya adu domba," kata Ikhsan Abdullah di Kantor Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat kemarin.

Laporan terdaftar dengan nomor: LP/B/0278/V/2020/Bareskrim tanggal 28 Mei 2020.

Dalam laporan tersebut, pelaku dituduh melakukan tindak pidana kebencian atau permusuhan individu dan/atau antargolongan (SARA) UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik Pasal 28 ayat (2), penyebaran berita bohong (hoaks) UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 14 ayat (1) dan (2).

Ikhsan berharap polisi segera menindaklanjuti laporan yang dibuatnya dan menemukan pelaku penyebar hoaks.

Sebelumnya beredar informasi hoaks melalui aplikasi perpesanan Whatsapp tertanggal 3 April 2020 mengenai "Pemberitahuan mengatasnamakan Majelis Ulama Indonesia yang meminta seluruh MUI Provinsi, Kabupaten/Kota agar berhati-hati dan waspada dengan diadakannya Rapid Test COVID-19 terhadap para ulama, kiai dan ustaz di seluruh Indonesia".

Dengan adanya informasi hoaks itu, seakan-akan MUI membuat Surat Pemberitahuan kepada Pengurus MUI seluruh Provinsi untuk menolak rapid test.

"Padahal justru rapid test diharapkan dapat dilaksanakan secara massal demi mendeteksi lebih dini penyebaran virus corona," katanya.

Atas pemberitahuan hoaks tersebut, MUI pun telah memberikan klarifikasi sebagaimana yang tertuang dalam "Klarifikasi (Tabayyun) Majelis Ulama Indonesia tentang Kabar Rapid Test Covid-19 yang mengatasnamakan MUI sesuai Keputusan Nomor: Kep-1185/DP-MUI/V/2020 tanggal 25 Mei 2020" , yang pada intinya bahwa pemberitahuan yang sempat viral di medsos tersebut adalah bohong dan tidak benar sama sekali yang dilakukan oleh orang/ sekelompok orang yang tidak bertanggung jawab.[ah/antara]

 
Info Video CMM :
 
Bagaimana menurut anda mengenai isi artikel ini?
 
FOKUS
 
 
 
BERITA LAINNYA
 
 
NASIONAL
25 April 2020 20:44:19

Salimah Kudus Serahkan Bantuan APD ke Tenaga Medis

 
ADVERTORIAL
11 July 2020 06:00:00

Kini Qurban Bisa Melalui ChanelMuslim.com

 
NASIONAL
30 January 2018 14:12:30

Pristac Didik Santri Jadi Enterpreneur Soleh

 
NASIONAL
12 November 2017 05:48:58

Muktamar Ke-7, DMI Apresiasi Masjid Terbaik

 
global qurban, chanelmuslim global qurban
 
 
 
TERBARU
 
sekolah qurban, qurban 2020
 
 
TERPOPULER
 
 
Muslimah Creative Stream Fest Vol 2 2020
 
 


media online keluarga
media online keluarga

ChanelMuslim.com

Media Inspirasi Keluarga Muslim Indonesia dengan berbagai rubrik terbaik untuk keluarga muslim Indonesia kini tersedia di

media online keluarga

Nikmati kemudahan mendapatkan berbagai berita dan artikel islami disini.

media online keluarga