ChanelMuslim.com media onlie keluarga, media islam

Senin, 06 Juli 2020 | 16 Zulqaidah 1441 H
Login
Register

 


 
 
 
 
LIFESTYLE

Syarat Syar’i Muslimah Bekerja

04 December 2018 17:19:57
Syarat Syar’i Muslimah Bekerja

ChanelMuslim.com - Muslimah memiliki hakikat dan aturan yang sudah ditetapkanNya. Dalam bekerja, sahabat muslmah harus memperhatikan syarat-syarat syar'i.

Para muslimah baik yang berstatus belum menikah ataupun sudah menikah, ketika bekerja harus menjaga pandangannya pada yang bukan muhrim. Memelihara pandangan dan kesucian wajib dilakukan agar terhindar dari maksiat.

: “Katakanlah kepada wanita yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya…” (An-Nuur [24]: 31).

Seorang muslimah juga harus menutup auratnya. Memahami batasan aurat perlu dipelajari agar taat pada aturanNya. Aurat muslimah hanya bisa dan boleh dilihat oleh mahramnya saja.

"dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya …” (An-Nuur [24]: 31).

Saat bekerja, sikap sopan dalam berinteraksi, berjalan dan berbicara sangat ditekankan. Hal ini tidak dimaksudkan tidak boleh berbicara atau diam, tapi etika serta tutur yang baik seharusnya dilaksanakan.

“Maka janganlah kamu tunduk dalam berbicara sehingga berkeinginanlah orang yang ada penyakit dalam hatinya dan ucapkanlah perkataan yang baik.” (Al-Ahzab [33]: 32).

Meski sikap sopan sudah dilakukan, muslimah tidak boleh berdandan yang berlebihan. Hal ini menimbulkan perhatian mata laki-laki yang bukan muhrim. Berdandan sesuai kebutuhan saja agar lebih segar, jika bertemu dengan teman kerja.

“Dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah yang dahulu.” (Al-Ahzab [33]: 33).

Selama melakukan pekerjaan sehari-hari, muslimah dilarang berdua-duan saat bekerja dengan non muhrim. Misalnya, seorang muslimah harus pergi ke luar kota dengan non muhrim hanya dengan satu laki-laki. Muslimah didalam kantor yang juga berdua saja perlu dihindari.

Hal ini agar menjauhi bentuk fitnah dan zina yang akhirnya bisa berdosa, Allah melaknat dan neraka menjadi tempat tinggalnya nanti.

Dari Ibnu Abbas , bahwa dia mendengar Nabi bersabda, “Janganlah sekali-kali seseorang itu berkhalwat (bersepi-sepi) dengan seorang wanita (yang bukan mahramnya).” (HR Bukhari No. 2844).

Selain itu, ada dua macam profesi yang tidak sesuai dengan fitrah muslimah.

Pertama, profesi yang dilarang agama - jelas hukum keharamannya dalam Islam, seperti: profesi sebagai penari yang menimbulkan syahwat, perusahaan yang bergerak dalam praktek riba dan perjudian.

Kedua, profesi dengan pekerjaan berat pun seharusnya tidak perlu diambil. Pekerjaan yang membutuhkan tenaga kuat, terus-menerus sehingga menguras tenaga muslimah. Pekerjaan ini juga biasanya menuntut ketegaran jiwa, sifat pekerjaan tersebut keras dan kasar, sehingga bisa menghancurkan perasaan muslimah. Misalnya,bekerja tambang minyak lepas pantai dan tambang batu bara.(Firda)

 
Info Video CMM :
 
Bagaimana menurut anda mengenai isi artikel ini?
 
FOKUS
 
 
 
BERITA LAINNYA
 
 
ADVERTORIAL
06 July 2020 06:00:00

Kini Qurban Bisa Melalui ChanelMuslim.com

 
LIFESTYLE
06 December 2018 17:29:06

Fairuz Arafiq Yakini Berhijab Bukan Penghalang Rezeki

 
LIFESTYLE
05 July 2019 07:58:32

Makna Pernikahan bagi Soraya Larasati

Pendaftaran Siswa Baru Jakarta Islamic School
 
 
 
TERBARU
 
global qurban, chanelmuslim global qurban
 
 
TERPOPULER
 
 
Muslimah Creative Stream Fest Vol 2 2020
 
 


media online keluarga
media online keluarga

ChanelMuslim.com

Media Inspirasi Keluarga Muslim Indonesia dengan berbagai rubrik terbaik untuk keluarga muslim Indonesia kini tersedia di

media online keluarga

Nikmati kemudahan mendapatkan berbagai berita dan artikel islami disini.

media online keluarga