ChanelMuslim.com media onlie keluarga, media islam

Sabtu, 06 Juni 2020 | 15 Syawwal 1441 H
Login
Register

 


 
 
 
 
KOLOM

Zonasi, Siapakah yang Harus Berbenah Diri?

22 June 2019 20:41:03
Zonasi, Siapakah yang Harus Berbenah Diri?
Ilustrasi sekolah favorit (foto: kabardaerah)

oleh: Filu Putri

ChanelMuslim.com--Beberapa hari belakangan ini, dunia per-emakan dihebohkan dengan suka dan duka sebuah sistem penerimaan siswa sesuai wilayah domisili. Istilah terkenalnya 'Zonasi'.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia memberlakukan peraturan terkait sistem zonasi. Aturan tersebut tertuang dalam Permendikbud No.14 Tahun 2018 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

Sebuah tujuan yang diusung oleh Kemendikbud dalam pemberlakuan sistem ini adalah anak-anak yang memiliki kecerdasan cukup tidak hanya berkumpul di satu sekolah saja sehingga pemerataan pendidikan dapat dilakukan dan menghilangkan paham-paham sekolah favorit dan sekolah buangan.

Bukan main gejolak yang ditimbulkan atas penerapan sistem zonasi. Mulai dari orang tua yang merasa hak anak tidak tertunaikan karena tidak bisa masuk sekolah favorit. Hingga pihak sekolah favorit meradang, karena merasa siswa yang masuk tidak sesuai dengan kriteria yang diharapkan.

Tidak berhenti sampai di situ, media sosial dan KPAI pun ikut menuai dampak atas kebijakan ini. Bukanlah emak-emak, saat menghadapi masalah hanya diam tercekat tanpa curhat.

Hingga detik ini, KPAI masih menerima aduan terkait sistem zonasi, dengan dalih tidak terlaksananya hak anak dalam mendapatkan pendidikan di sekolah yang diinginkan. Hal yang tak jauh berbeda, sepanjang mata membaca di sudut dunia maya, curhatan terkait kekecewaan pada sistem ini berseliweran ke sana kemari.

Lantas, siapakah yang patut dibenahi?

Institusi Pendidikan

Pendidikan adalah sebuah ikhtiar untuk mengenal dunia dan akhirat. Di mana pun dan apapun bentuknya, tujuan pendidikan adalah sama. Yang membedakan adalah seni dan instrumen yang digunakan untuk mendidik.

Seni, diasumsikan sebagai kualitas pendidik dalam upaya menyampaikan ilmu sesuai dengan rencana dan tahapan yang telah ditentukan. Sedangkan, instrumen adalah kurikulum yang menjadi inti dalam upaya pemahaman ilmu oleh pendidik kepada anak. Dua hal tersebut menjadi kunci dalam keberhasilan institusi pendidikan.

Keberadaan zonasi, mau tidak mau akan melecut semangat institusi pendidikan yang dianggap buangan untuk meningkatkan kualitas diri. Keseimbangan antara input dan layanan, serta tuntutan orang tua yang merasa anaknya mempunyai kecerdasan lebih, akan memaksa sekolah untuk menyesuaikan diri.

Sebaliknya, sekolah yang menyematkan diri sebagai favorit juga akan bermanuver dalam rangka meningkatkan penyerapan ilmu oleh siswa. Ketidaksesuaian antara input dengan indikator yang ditetapkan sekolah menjadikan sekolah harus meningkatkan seni dalam mendidik siswa. Profesionalitas pendidik akan diuji dalam masalah ini. Berbagai pelatihan dan kreasi teknik pembelajaran perlu dilakukan dalam rangka meningkatkan seni mendidik siswa.

Dari kedua usaha pada kondisi yang berbeda di atas akan menciptakan sebuah iklim sekolah yang ideal.

Orang Tua

Keluarga adalah madrasah anak yang pertama dan utama. Sebagus apapun lingkungan pendidikan formal yang terbentuk tidak akan mampu melawan arus pembiasaan keluarga.

Sekolah hanyalah pelengkap. Inti sebuah pendidikan adalah keluarga. Seyogyanya keluarga senantiasa berkecimpung dalam upaya mencerdaskan dan membentuk akhlak anak.

Zonasi, menjadi sebuah alasan tersendiri bagi orang tua untuk ikut terlibat secara langsung dalam upaya keberhasilan pembelajaran. Anggapan kekurangsempurnaan sistem pendidikan pada sebuah sekolah dalam ranah zonasi, memaksa orang tua untuk terlibat dalam upaya pemenuhan pendidikan. Upaya ini bisa dilakukan melalui pengulangan pembelajaran serta aplikasi ilmu dalam kehidupan sehari-hari.

Sinkronisasi antara sistem institusi pendidikan dan kesadaran orang tua, akan membentuk generasi bangsa yang brilian dan beradab. Pada akhirnya, kebijakan zonasi menjadi sebuah sebab keluarnya sekolah dan orang tua dari zona nyaman masing-masing. Happy ending.

Yogyakarta, 18 Juni 2019

[ind]

 
Info Video CMM :
 
Bagaimana menurut anda mengenai isi artikel ini?
 
FOKUS
 
 
 
TOPIK :
zonasi
siapakah yang harus berbenah diri?
 
BERITA LAINNYA
 
 
KOLOM
02 December 2018 22:00:35

Reuni yang Bikin Meriang

 
KOLOM
10 January 2018 18:26:08

Anies Ditekan, Anies Melawan

 
KOLOM
06 February 2019 06:16:35

Representasi Kekeliruan Pemikiran Tentang RUU P-KS

 
KOLOM
14 July 2019 09:36:45

Jangan Percaya Politisi Seratus Persen

Pendaftaran Siswa Baru Jakarta Islamic School
 
 
 
TERBARU
 
 
 
TERPOPULER
 
 
 
 


media online keluarga
media online keluarga

ChanelMuslim.com

Media Inspirasi Keluarga Muslim Indonesia dengan berbagai rubrik terbaik untuk keluarga muslim Indonesia kini tersedia di

media online keluarga

Nikmati kemudahan mendapatkan berbagai berita dan artikel islami disini.

media online keluarga
JANGKAU LEBIH LUAS KONSUMEN ANDA,
beriklan di ChanelMuslim.com
Hotline : 0811.1362.284