ChanelMuslim.com media onlie keluarga, media islam

Sabtu, 16 November 2019 | 19 Rabiul Awwal 1441 H
Login | Register

 


 
 
 
 
KOLOM

Mengapa Israel Takut dengan Anak-anak Palestina?

14 December 2017 21:42:11
Palestina, anak-anak Palestina, Lulu Basmah, Israel, Alquran, Hamas, MP4 Palestine, takut, tahfizh
Foto: aljazeera

Oleh: Lulu Basmah (Pegiat Palestina/MP4 Palestine)

ChanelMuslim.com - Berikut ini akan dijelaskan mengapa Israel menjadikan anak-anak Palestina sebagai target operasi mereka selain kelompok HAMAS tentunya.

Banyak dari kita yang mempertanyakan kenapa Israel tega menghabisi nyawa anak-anak Palestina? Ada yang bilang memang tabiat Israel yang kejam dan biadab, ada juga yang bilang Israel takut akan pertumbuhan anak-anak Palestina. Karena anak-anak yang terlahir adalah generasi masa datang yang gemilang. Mungkin pendapat yang kedua ada benarnya dan masuk akal juga.

Berikut ini akan dijelaskan mengapa Israel menjadikan anak-anak Palestina sebagai target operasi mereka selain kelompok HAMAS tentunya.

Pada penyerangan Israel terhadap Palestina pada Desember 2008 yang bertepatan dengan bulan suci Ramadhan tahun 1429 H, pimpinan HAMAS Ismail Haniyah melantik sekitar 3500 anak-anak Palestina yang telah hafal Al-Qur’an. Dan ternyata anak-anak yang sudah hafal 30 juz Al-Quran ini menjadi sumber ketakutan Zionis Yahudi.

“Jika dalam usia semuda itu mereka sudah menguasai Al-Quran, bayangkan 20 tahun lagi mereka akan jadi seperti apa?” Demikian pemikiran yang berkembang di dalam pikiran orang-orang Yahudi.

Tidak heran, jika-anak Palestina menjadi para penghafal Al-Quran. Kondisi Gaza yang diblokade dari segala arah oleh Israel, menjadikan mereka terus intens berinteraksi dengan Al-Qur’an. Tidak ada permainan yang tidak bermanfaat bagi mereka.

Namun kondisi tersebut memacu mereka untuk menjadi para penghafal Al-Quran yang masih begitu belia. Dan pada saat itu, karena ketakutan Zionis Yahudi, sekitar 500 bocah penghafal Quran itu telah syahid.

Itulah sebagian alasan mengapa HAMAS memberlakukan syarat-syarat yang amat berat untuk menjadi anggota mereka, diantaranya Hafidz Al-Qur’an dan tidak pernah meninggalkan shalat fardhu terutama shalat subuh.

Teringat sejarah emas tentang kejayaan Islam di masa kekhalifahan dahulu. Dan rahasia besar yang perlu dicatat dalam masa itu adalah umat Islam tidak pernah jauh dengan Al-Quran, tidak pernah melepaskan hadits Rasulullah saw menjadi pedoman. Seperti dalam sebuah hadits Rasulullah Saw. pernah bersabda.

“Telah kutinggalkan untuk kalian dua hal. Jika kalian berpegang teguh dengan keduanya, maka kalian tidak akan pernah sesat, yaitu Kitab Allah dan Sunnah Nabi-Nya” (HR. Malik).

Israel juga takut jika generasi Palestina menjadi kuat dan bertambah banyak, berbeda dengan rakyat Palestina, walaupun masih anak-anak tak pernah sedikitpun takut kepada Israel yang selalu menenteng dan mengokangkan senjata terhadap mereka, ke mana dan di mana saja.

Namun, lepas dari itu, hal itulah yang membuat anak-anak Palestina istimewa. Mereka kuat dan mampu menghadapi segala susahnya hidup dalam bentuk apapun. Hidup mereka tidaklah sama dengan anak-anak di negeri-negeri lainnya, namun mereka tak pernah takut menghadapi penjajah Israel, dan satu yang pasti, mereka bangga menjadi anak-anak Palestina.

Pergi sekolah, bermain, mengunjungi kerabat, ke manapun mereka, anak-anak Palestina selalu melihat serdadu Israel yang berlaku kasar dan kejam. Kapanpun dan di mana pun.

Berlindung di bawah reruntuhan bekas serangan Israel, namun fitrah mereka sebagai anak-anak tetaplah sama. Mereka juga bermain seperti biasa, dengan kesadaran penuh bahwa tentara Israel mungkin mengarahkan senjatanya kepada mereka.

Bagi mereka, mempertahankan rumah dan tanah mereka seperti ini bukanlah sesuatu yang menakutkan lagi. Begitulah, jika perjuangan akan tanah air dan agama sudah melekat sejak awal.

Seorang remaja Palestina digelandang para tentara Israel srael di sebuah stasiun atau terminal, seolah-olah ia adalah pesakitan dan pencuri. Sebenarnya siapa yang pencuri?

Kehilangan menjadi salah satu bagian anak-anak Palestina. Seorang kakak tengah mencium adiknya dengan penuh rasa sayang yang syahid karena bombardir Israel pada Operasi Cast Lead silam. Dan banyak kisah mengharukan lainnya seperti ibu yang mengikhlaskan anaknya yang syahid, anak-anak yang bertekad meneruskan perjuangan ayahnya yang syahid, dan masih banyak lagi.

(ind)

 
Info Video CMM :
 
Bagaimana menurut anda mengenai isi artikel ini?
 
FOKUS
 
 
Bantu Pengungsi Gempa Maluku bersama Chanel Muslim
 
TOPIK :
palestina
anak-anak palestina
lulu basmah
israel
alquran
hamas
mp4 palestine
takut
tahfizh
 
BERITA LAINNYA
 
 
KOLOM
26 May 2018 17:19:37

Pilunya Teror Ramadan

 
KOLOM
10 October 2019 12:32:41

Kami Ayah paling Bahagia di Dunia

 
KOLOM
12 April 2019 19:04:33

Sang Jenderal dan Sang Ulama

 
KOLOM
25 December 2018 07:33:17

Gerhana sebagai Peringatan dari Sang Pencipta

 
KOLOM
01 January 2018 21:58:28

Puisi Akhir Tahun, Kaleidoskop 2017

indonesia dermawan, act, aksi cepat tanggap, cmm peduli
 
 
Pendaftaran Siswa Baru Jakarta Islamic School
 
TERBARU
 
Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF)
 
Buku Pilu di Palu Mam Fifi
 
TERPOPULER
 
 
Jual Buku Mencintaimu Dengan Cinta Yang Lebih Tertata Penulis Fifi P.Jubilea
 
 


media online keluarga
media online keluarga

ChanelMuslim.com

Media Inspirasi Keluarga Muslim Indonesia dengan berbagai rubrik terbaik untuk keluarga muslim Indonesia kini tersedia di

media online keluarga

Nikmati kemudahan mendapatkan berbagai berita dan artikel islami disini.

media online keluarga
JANGKAU LEBIH LUAS KONSUMEN ANDA,
beriklan di ChanelMuslim.com
Hotline : 0813.1956.2284