ChanelMuslim.com media onlie keluarga, media islam

Sabtu, 16 November 2019 | 19 Rabiul Awwal 1441 H
Login | Register

 


 
 
 
 
KOLOM

Masih ada Harapan untuk Revisi KUHP Pasal Asusila

19 December 2017 19:51:22
LGBT, pasal kesusilaan, AILA, Mahkamah Konstitusi, Revisi KUHP
Foto : Mahkamah Konstitusi

Oleh: Johan Khan

ChanelMuslim.com - Tanpa mengurangi rasa hormat pada mereka yang berpendapat bahwa Mahkamah Konstitusi (MK) tidak memiliki kewenangan terkait Judicial Review (JR) KUHP pasal kesusilaan, zina , perkosaan dan LGBT harusnya mereka juga membaca Dissenting Opinion 4 Hakim yang sependapat dengan Pemohon, bukan cuma soal pertimbangan 5 Hakim yang Menolak saja.

Betul pertimbangan 5 Hakim tersebut memang tidak serta-merta bisa dijustifikasi sebagai upaya pelegalan, tetapi jika saja mereka menerima permohonan maka jelas lingkup asusila yang dipersoalkan menjadi lebih luas dan bisa dipidana. Jadi sah-sah saja jika masyarakat menganggap penolakan tersebut sama saja dengan legalitas kejahatan kesusilaan seperti zina dan LGBT.

Jangan malah lempar bola kepada Eksekutif dan Legislatif sebagai pembentuk UU, karena suatu UU dapat dinyatakan inkonstitusional oleh pembentuk UU yaitu Eksekutif dan Legislatif, TETAPI JUGA DAPAT DINYATAKAN INKONSTITUSIONAL OLEH MK.

Seharusnya MK memberikan Putusan yang lebih mengakomodasi keadilan substantif dan tujuan besar hukum untuk memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat.

Intinya, ini soal akal sehat, nurani, dan itikad baik Hakimnya saja, tidak perlu dibuat bingung dengan polemik pendapat, karena faktanya ada Dissenting Opinion yang lebih cocok dengan moralitas. Apakah kemudian kita malah mempertanyakan kepakaran 4 Hakim tersebut?

Lalu, kritik dan luapan kekecewaan sebagian masyarakat jangan pula kita anggap mereka "sok tahu" atau "mendadak pakar". Mereka itu cuma mengekspresikan keimanan dan moralitas mereka saja koq, wajar-wajar saja, masa tidak boleh. Karena ekspresi itu juga dipicu oleh gegap gempitanya klaim kemenangan dari para pendukung Zina dan LGBT atas putusan MK tersebut yang mereka anggap sebagai pelegalan oleh negara.

Justru harusnya kita bersyukur masih ada orang-orang yang terluka oleh keputusan 5 hakim MK yang menolak JR. Apalagi di antara mereka banyak pula 'ulama hanif. Reaksi mereka inilah dan perjuangan para Pemohon mungkin yang bisa menjadi penyebab ALLAH menunda 'adzab.

Namun meskipun peluang emas tampaknya tidak disadari oleh mereka yang menolak JR pasal kesusilaan. InsyaALLAH masih ada peluang yang layak diikhtiarkan dan didukung maksimal, salah satunya mengawal revisi KUHP, termasuk pasal-pasal kesusilaan dan mendesak DPR utk segera mensahkan revisi tersebut.

Mari kita terus berjuang dan berdoa kepada Allah swt.

(ind/AILA)

 
Info Video CMM :
 
Bagaimana menurut anda mengenai isi artikel ini?
 
FOKUS
 
 
Bantu Pengungsi Gempa Maluku bersama Chanel Muslim
 
TOPIK :
lgbt
pasal kesusilaan
aila
mahkamah konstitusi
revisi kuhp
 
BERITA LAINNYA
 
 
KOLOM
10 April 2019 22:06:37

Pacaran, Media sosial dan Psikopat Anak

 
KOLOM
02 December 2018 21:36:10

Reuni 212, Mereka Datang dari Segala Penjuru

 
KOLOM
05 July 2019 17:44:33

Sedekah Kreatif saat Naik Haji

 
KOLOM
13 April 2019 22:10:07

Sudahkah Rumah Kita Bebas Bullying?

indonesia dermawan, act, aksi cepat tanggap, cmm peduli
 
 
Pendaftaran Siswa Baru Jakarta Islamic School
 
TERBARU
 
Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF)
 
Buku Pilu di Palu Mam Fifi
 
TERPOPULER
 
 
Jual Buku Mencintaimu Dengan Cinta Yang Lebih Tertata Penulis Fifi P.Jubilea
 
 


media online keluarga
media online keluarga

ChanelMuslim.com

Media Inspirasi Keluarga Muslim Indonesia dengan berbagai rubrik terbaik untuk keluarga muslim Indonesia kini tersedia di

media online keluarga

Nikmati kemudahan mendapatkan berbagai berita dan artikel islami disini.

media online keluarga
JANGKAU LEBIH LUAS KONSUMEN ANDA,
beriklan di ChanelMuslim.com
Hotline : 0813.1956.2284