ChanelMuslim.com media onlie keluarga, media islam

Selasa, 10 Desember 2019 | 13 Rabiul Akhir 1441 H
Login | Register

 


 
 
 
 
 
Jasa Aqiqah Murah, Budget Aqiqah, Kambing Aqiqah Murah, Aqiqah Tangerang
 
KHAZANAH

Pasukan Mata-Mata Rasulullah

31 January 2016 22:12:03
Pasukan Mata-Mata Rasulullah

Foto: madeceku.blogspot.com Foto: madeceku.blogspot.com[/caption[caption id="attachment_18725" align="alignleft" width="600"]Foto: madeceku.blogspot.com Foto: madeceku.blogspot.com[/caption]

ChanelMuslim.com - Pada suatu hari, Rasulullah saw ingin mengetahui sejauh mana persiapan orang-orang kafir Quraisy untuk menghadapi peperangan baru. Rasululullah memilih sepuluh orang untuk mengemban tugas ini sebagai mata-mata. Khubaib termasuk salah satu dari sepuluh orang itu.

Sebagai pemimpin mereka, Nabi menunjuk ‘Ashim bin Tsabit.

Tim mata-mata ini pun berangkat untuk mengemban tugas. Ketika sampai di satu tempat antara Asfan dan Mekah, gerakan mereka tercium oleh orang-orang bani Hayyan. Mereka mengirim seratus pemanah pilihan untuk menggagalkan misi spionase kaum muslimin.

Pasukan bani Hayyan hampir saja kehilangan jejak, hingga satu dari mereka melihat biji kurma yang berceceran di pasir. Dengan kemampuan luar biasa dalam mengenali tanda-tanda yang biasa dimiliki bangsa Arab, mereka akhirnya mengetahui arah rombongan kaum muslimin. Di antara mereka ada yang berkata, “Kurma ini berasal dari Yatsrib (Madinah). Mari kita ikuti biji korma ini, hingga kita bisa menyusul mereka.”

Tim mata-mata ini pun berangkat untuk mengemban tugas. Ketika sampai di satu tempat antara Asfan dan Mekah, gerakan mereka tercium oleh orang-orang bani Hayyan. Mereka mengirim seratus pemanah pilihan untuk menggagalkan misi spionase kaum muslimin.

Pasukan bani Hayyan hampir saja kehilangan jejak, hingga satu dari mereka melihat biji kurma yang berceceran di pasir. Dengan kemampuan luar biasa dalam mengenali tanda-tanda yang biasa dimiliki bangsa Arab, mereka akhirnya mengetahui arah rombongan kaum muslimin. Di antara mereka ada yang berkata, “Kurma ini berasal dari Yatsrib (Madinah). Mari kita ikuti biji korma ini, hingga kita bisa menyusul mereka.”

Dengan petunjuk biji-biji kurma yang berceceran di tanah, mereka terus berjalan, hingga akhirnya mereka melihat dari jauh rombongan kaum muslimin yang sedang mereka cari.

‘Ashim, sang pemimpin merasa bahwa mereka sedang dikejar musuh. Ia perintahkan rekan-rekannya untuk naik ke puncak bukit.

Seratus pemanah musuh sudah sampai di bawah bukit. Lalu, mereka mengepung bukit itu dengan ketat. Para pengepung meminta agar kaum muslimin menyerahkan diri dan tidak akan dianiaya.

Kesepuluh orang ini menoleh kepada pemimpin mereka ‘Ashim bin Tsabit Al-Anshari ra, menunggu perintahnya.

‘Ashim berkata, “Demi Allah aku tidak akan turun, dengan jaminan orang musyrik. Ya Allah, kabarkan kondisi kami kepada Nabi-Mu.”

Pasukan kafir itu mulai menghujani mereka dengan anak panah. ‘Ashim beserta tujuh orang lainnya terkena anak panah dan gugur sebagai syuhada.

Sisa pasukan Islam diminta turun oleh pasukan kafir dengan jaminan keamanan.

Tiga orang kaum muslimin itu pun turun dari bukit. Tiga orang itu adalah Khubaib dan dua orang rekannya.

Mereka mendekati Khubaib dan Zaid bin Datsinah, lalu mengikat keduanya. Orang ketiga melihatnya sebagai tanda-tanda pengingkaran janji, maka ia memilih melawan, dan akhirnya gugur sebagai syahid, seperti yang dialami oleh ‘Ashim dan rekan-rekannya.

Demikianlah, delapan orang mukmin pilihan telah gugur sebagai syahid.

Khubaib dan Zaid berusaha melepaskan diri, namun gagal. Keduanya dibawa ke Mekah untuk dijual sebagai budak.

Nama Khubaib menjadi bahan pembicaraan di Mekah. Saat itulah, para keturunan Harits bin Amir teringat akan ayahnya yang tewas di Perang Badar oleh Khubaib. Mereka langsung dibakar api dendam.

Mereka segera kembali Khubaib untuk melampiaskan dendam mereka. Rupanya para penduduk Mekah yang kehilangan keluarga mereka di Perang Badar juga menginginkan Khubaib.

Akhirnya, mereka menyepakati jenis siksa yang akan ditimpakan kepada Khubaib untuk melampiaskan dendam mereka. Bukan saja terhadap Khubaib, melainkan juga terhadap seluruh kaum muslimin.

Di waktu yang sama, golongan musyrik lainnya juga melakukan penyiksaan terhadap Zaid bin Datsinah. Siksaan di luar batas kemanusiaan.

Sumber : 60 Sirah Sahabat Rasulullah SAW/Khalid Muhammad Khalid/Al Itishom

 
Info Video CMM :
 
Bagaimana menurut anda mengenai isi artikel ini?
 
FOKUS
 
 
toko bunga bogor, jual bunga papan, bunga papan, budget florist
 
BERITA LAINNYA
 
 
 
KHAZANAH
01 April 2019 11:47:29

Cara Menyayangi yang Telah Mati

 
 
KHAZANAH
30 May 2018 20:27:28

Kitab Suci yang Terpelihara

iklan chanel muslim, rate iklan chanelmuslim, website islam iklan
 
 
Pendaftaran Siswa Baru Jakarta Islamic School
 
TERBARU
 
Manajemen Masjid Berbasis Ekonomi Kreatif 4.0
 
Buku Pilu di Palu Mam Fifi
 
TERPOPULER
 
 
Jual Buku Mencintaimu Dengan Cinta Yang Lebih Tertata Penulis Fifi P.Jubilea
 
 


media online keluarga
media online keluarga

ChanelMuslim.com

Media Inspirasi Keluarga Muslim Indonesia dengan berbagai rubrik terbaik untuk keluarga muslim Indonesia kini tersedia di

media online keluarga

Nikmati kemudahan mendapatkan berbagai berita dan artikel islami disini.

media online keluarga
JANGKAU LEBIH LUAS KONSUMEN ANDA,
beriklan di ChanelMuslim.com
Hotline : 0813.1956.2284