ChanelMuslim.com media onlie keluarga, media islam

Selasa, 11 Agustus 2020 | 22 Zulhijjah 1441 H
Login
Register

 


 
 
 
 
EKONOMI

Tanggapi Revisi UU BI, Anis Harap Independensi BI Tegas Secara Eksplisit

07 July 2020 22:35:28
Tanggapi Revisi UU BI, Anis Harap Independensi BI Tegas Secara Eksplisit
Anis Byarwati

ChanelMuslim.com - Anis Byarwati, anggota komisi XI DPR RI sekaligus anggota Badan Legislasi DPR RI dari Fraksi PKS menyampaikan beberapa poin penting dalam revisi Undang-Undang BI. Anis menjelaskan bahwa posisi independensi BI harus ditegaskan secara eksplisit.

“Bahwa arah independensi BI adalah dari sisi instrumen. Sementara dari sisi tujuan, BI tidak bisa independen dari tujuan nasional," ujar Anis menanggapi masuknya RUU tentang Perubahan Kedua atas UU No.23 tahun 1999 tentang Bank Indonesia itu.

Rapat Kerja Badan Legislasi DPR RI dengan Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia dan Panitia Perancang Undang-Undang DPR RI telah menyetujui dan menyepakati pengurangan 16 RUU dari prolegnas prioritas tahun 2020, pada Kamis, 2 Juli 2020.

Selain itu, rapat kerja yang diselenggarakan dalam rangka evaluasi dan usulan perubahan Program Legislasi Nasional Rancangan Undang-Undang Tahun 2020 ini juga menyepakati pergantian RUU tentang Penyadapan (usulan DPR) dengan RUU tentang Perubahan Kedua atas UU No.23 tahun 1999 tentang Bank Indonesia (usulan DPR). Hal ini berarti bahwa RUU tentang Perubahan Kedua atas UU No.23 tahun 1999 tentang Bank Indonesia, masuk ke dalam RUU yang akan dibahas Badan Legislasi DPR RI dengan pemerintah pada tahun 2020.

Poin penting lain yang disampaikan Anis, terkait dengan penyeimbangan antara fungsi BI sebagai agen stabilisasi dan agen pembangunan.

“Penyeimbangan ini perlu dilakukan dengan penguatan Undang-Undang BI yang selaras dengan tujuan nasional,” ungkapnya di Jakarta (6/7/2020).

Terkait dengan wacana pengalihan fungsi pengawasan bank dari OJK ke BI, Anis menegaskan bahwa menurutnya untuk saat ini belum diperlukan.

“Selama bertugas di Komisi XI, saya banyak memberikan masukan kepada OJK terkait kinerjanya terutama dalam pengawasan perbankan. OJK perlu bebenah diri dan terus meningkatkan kinerjanya,” tandasnya.

Dalam pandangan Anis, pembagian tugas yang berlaku saat ini antara BI, OJK, dan pemerintah, masih sangat relevan. Pemerintah melakukan tugas dari sisi fiskal, BI melakukan tugas dari sisi moneter, dan OJK melakukan tugas pengawasan rill industri keuangan. Walau demikian, Anis berpesan agar OJK terus berbenah diri dan harus meningkatkan kinerjanya, termasuk meningkatkan kualitas SDMnya. Perombakan SDM sangat mungkin dilakukan.

“Tentu harus dengan evaluasi kinerja terlebih dahulu,” pungkasnya.[ind/rilis]

 
Info Video CMM :
 
Bagaimana menurut anda mengenai isi artikel ini?
 
FOKUS
 
 
 
TOPIK :
tanggapi revisi uu bi
anis harap independensi bi tegas secara eksplisit
 
BERITA LAINNYA
 
Pendaftaran Siswa Baru Jakarta Islamic School
 
 
 
TERBARU
 
 
 
TERPOPULER
 
 
 
 


media online keluarga
media online keluarga

ChanelMuslim.com

Media Inspirasi Keluarga Muslim Indonesia dengan berbagai rubrik terbaik untuk keluarga muslim Indonesia kini tersedia di

media online keluarga

Nikmati kemudahan mendapatkan berbagai berita dan artikel islami disini.

media online keluarga