ChanelMuslim.com media onlie keluarga, media islam

Selasa, 22 Oktober 2019 | 23 Safar 1441 H
Login | Register

 


 
 
 
 
DUNIA

PM Thailand Bela Langkah Polisi yang Cari Info tentang Mahasiswa Muslim

18 September 2019 18:52:34
PM Thailand Bela Langkah Polisi yang Cari Info tentang Mahasiswa Muslim

ChanelMuslim.com - Perdana menteri Thailand membela polisi karena meminta informasi tentang mahasiswa Muslim minoritas dari universitas di seluruh negeri setelah tindakan itu disebut diskriminatif dan ilegal.

Perdana Menteri Prayuth Chan-ocha mengatakan pada hari Selasa kemarin bawa permintaan polisi, yang mengikuti serangkaian ledakan bom di ibukota Bangkok pada bulan Agustus lalu yang menyalahkan tersangka Muslim, diperlukan untuk membangun basis data keamanan nasional.

Sebuah surat resmi dari polisi, dibagikan secara online oleh mantan komisaris HAM Angkhana Neelapaijit, meminta sebuah universitas untuk memberikan informasi tentang jumlah, tempat asal, afiliasi sekte, dan perincian lainnya tentang kelompok-kelompok mahasiswa yang diorganisir oleh Muslim. Nama universitas dihapuskan.

"Ini adalah campur tangan terhadap hak-hak pribadi dan diskriminasi berdasarkan agama," kata Angkhana, menambahkan kebebasan beragama dan hak privasi dijamin oleh konstitusi Thailand.

Sekitar 90 persen orang Thailand beragama Budha, meskipun Muslim adalah mayoritas di tiga provinsi selatan yang berbatasan dengan Malaysia.

Prayuth sendiri mengatakan langkah itu perlu dilakukan.

"Polisi sudah menunjukkan ini untuk pembuatan database intelijen," kata Prayuth. "Tidak ada hak yang dilanggar. Kami tidak dapat mengelola apa pun jika kami tidak memiliki data."

Namun mahasiswa Muslim mengatakan permintaan polisi itu diskriminatif.

"Kami ingin polisi mempertimbangkan kembali hal ini, universitas harus menjadi ruang di mana siswa dapat mengekspresikan pandangan mereka secara bebas dan hak-hak mereka dilindungi," kata Ashraf Awae, presiden Federasi Pelajar Muslim Thailand.

Sebuah sumber kepolisian mengatakan permintaan informasi tentang Muslim terkait dengan serangan pada 2 Agustus lalu yang melukai empat orang ketika enam bom kecil dan enam alat pembakar meledak di Bangkok, yang menjadi tuan rumah pertemuan internasional besar.

Tiga orang ditangkap dan 11 tersangka lainnya masih buron. Semuanya adalah Muslim Melayu dari Thailand selatan.

"Kami khawatir tentang orang-orang yang bermaksud jahat yang menyusup ke mahasiswa," kata seorang sumber kepolisian yang tidak mau disebutkan namanya karena ia tidak berwenang berbicara kepada media.

Surat-surat serupa dikirimkan ke banyak lembaga pendidikan Thailand sebagai bagian dari pembaruan rutin dari database intelijen yang ada, kata polisi dalam sebuah pernyataan.

Beberapa universitas dengan populasi besar siswa Muslim terganggu oleh surat itu.

Wuthisak Lapcharoensap, presiden Universitas Ramkhamhaeng di Bangkok, mengatakan polisi harus mempertimbangkan kembali permintaan mereka.

"Saya belum menerima surat itu tetapi jika itu datang, saya tidak akan bisa mematuhinya," kata Wuthisak.[ah/aljazeera]

 
Info Video CMM :
 
Bagaimana menurut anda mengenai isi artikel ini?
 
FOKUS
 
 
 
BERITA LAINNYA
 
The Power Of Love 2 Hayya
 
 
Pendaftaran Siswa Baru Jakarta Islamic School
 
TERBARU
 
iklan chanel muslim, rate iklan chanelmuslim, website islam iklan
 
Buku Pilu di Palu Mam Fifi
 
TERPOPULER
 
Jual Buku Mencintaimu Dengan Cinta Yang Lebih Tertata Penulis Fifi P.Jubilea
 
 


media online keluarga
media online keluarga

ChanelMuslim.com

Media Inspirasi Keluarga Muslim Indonesia dengan berbagai rubrik terbaik untuk keluarga muslim Indonesia kini tersedia di

media online keluarga

Nikmati kemudahan mendapatkan berbagai berita dan artikel islami disini.

media online keluarga
JANGKAU LEBIH LUAS KONSUMEN ANDA,
beriklan di ChanelMuslim.com
Hotline : 0813.1956.2284