ChanelMuslim.com media onlie keluarga, media islam

Jumat, 30 Oktober 2020 | 14 Rabiul Awwal 1442 H
Login
Register

 


 
 
 
 
DUNIA

'Ngeprank' Anak Sendiri Demi Konten, YouTuber Mesir Ditangkap dan Terancam Penjara Seumur Hidup

20 September 2020 08:28:20
'Ngeprank' Anak Sendiri Demi Konten, YouTuber Mesir Ditangkap dan Terancam Penjara Seumur Hidup

ChanelMuslim.com - YouTuber Mesir Ahmad Hassan dan istrinya Zeinab ditangkap pada hari Rabu lalu atas permintaan Jaksa Penuntut Umum, atas tuduhan "meneror" putri mereka yang berusia satu tahun Eileen sebagai lelucon dalam sebuah video yang diposting di saluran YouTube mereka, yang memiliki hampir enam juta subscriber.

Pasangan itu juga dituduh mengeksploitasi anak mereka untuk keuntungan finansial dan mengambil untung dari traumanya. Mereka bisa menghadapi hukuman penjara menyusul salah satu video lelucon yang menunjukkan reaksi putri mereka melihat ibunya Zeinab dalam "wajah hitam", di mana anak itu terlihat menangis sementara orang tuanya tertawa.

Video tersebut memicu tanggapan marah dari pengguna media sosial dengan beberapa menyerukan pihak berwenang untuk menyelamatkan anak tersebut dari orang tuanya.

Insiden sebelumnya termasuk video di mana Zeinab berpura-pura tidak responsif sementara putrinya menangis minta perhatian.

Egypt Independent melaporkan bahwa reaksi publik mengarah ke pengaduan yang diajukan ke Dewan Nasional untuk Anak dan Ibu (NCCM), yang kemudian menyerahkan laporan ke Jaksa Penuntut Umum untuk membuka penyelidikan.

Direktur Umum Saluran Bantuan Anak NCCM, Sabri Osman, mengatakan saat ditelepon dengan acara televisi pagi hari, video-video ini menampilkan perilaku sembrono para orang tua.

Dia menjelaskan bahwa tujuan akhir mereka adalah untuk mencapai ketenaran dan mengumpulkan uang, yang telah mereka dapatkan dari popularitas saluran YouTube mereka dengan mengorbankan kesejahteraan putri mereka.

Menurut Osman, kejadian serius ini merupakan pelecehan anak yang bisa melibatkan hukuman penjara seumur hidup dan denda sebesar $ 31.722.

Sekretaris Jenderal NCCM Sahar Al-Sonbaty mengatakan bahwa penerbitan video tersebut merupakan pelecehan anak, melanggar pasal 80  Konstitusi Mesir yang mengatur hak-hak anak dan menyebutkan: “Negara harus merawat anak-anak dan melindungi mereka dari semua bentuk kekerasan, pelecehan, penganiayaan, dan eksploitasi komersial dan seksual ".

Dia menambahkan bahwa itu juga melanggar pasal 96 Undang-Undang Anak Mesir, yang mencakup kasus apa pun yang melibatkan ancaman pengasuhan yang aman yang menjadi hak semua anak di bawah hukum.[ah/aman]

 
Info Video CMM :
 
Bagaimana menurut anda mengenai isi artikel ini?
 
FOKUS
 
 
 
BERITA LAINNYA
 
Saksikan tren modest wear terkini dari 164 designer modest fashion Indonesia dalam ajang Modest Fashion Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2020 yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia, Indonesian Fashion Chamber, dan Indonesia Halal Lifestyle Cent
 

 
 
TERBARU
 
cmm market
 
 
TERPOPULER
 
 
 
 


media online keluarga
media online keluarga

ChanelMuslim.com

Media Inspirasi Keluarga Muslim Indonesia dengan berbagai rubrik terbaik untuk keluarga muslim Indonesia kini tersedia di

media online keluarga

Nikmati kemudahan mendapatkan berbagai berita dan artikel islami disini.

media online keluarga
JANGKAU LEBIH LUAS KONSUMEN ANDA,
beriklan di ChanelMuslim.com
Hotline : 0811.1362.284