ChanelMuslim.com media onlie keluarga, media islam

Senin, 16 Desember 2019 | 19 Rabiul Akhir 1441 H
Login | Register

 


 
 
 
 
 
Jasa Aqiqah Murah, Budget Aqiqah, Kambing Aqiqah Murah, Aqiqah Tangerang
 
DUNIA

AS Tidak Lagi Sebut Permukiman Ilegal Israel di Tepi Barat Langgar Hukum Internasional

19 November 2019 16:47:56
AS Tidak Lagi Sebut Permukiman Ilegal Israel di Tepi Barat Langgar Hukum Internasional

ChanelMuslim.com - Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo pada hari Senin kemarin mengumumkan bahwa Amerika Serikat sedang melunakkan posisinya pada permukiman Israel di wilayah pendudukan Tepi Barat. Langkah ini merupakan yang terbaru dalam serangkaian langkah dari pemerintahan Trump yang membalikkan dekade kebijakan AS.

Pompeo mengatakan administrasi Presiden Donald Trump tidak akan lagi mematuhi pendapat hukum Departemen Luar Negeri tahun 1978 yang menyatakan bahwa permukiman itu Israel "tidak konsisten dengan hukum internasional".

"Setelah mempelajari dengan seksama semua sisi dari debat hukum, pemerintahan ini setuju ... (pendirian) permukiman sipil Israel di Tepi Barat, pada dasarnya, tidak konsisten dengan hukum internasional," kata Pompeo.

Langkah itu langsung dikecam oleh Palestina dan kelompok hak asasi manusia.

Seorang juru bicara Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengatakan langkah AS tersebut sepenuhnya bertentangan dengan hukum internasional.

"Washington tidak memenuhi syarat atau berwenang untuk membatalkan resolusi hukum internasional, dan tidak memiliki hak untuk memberikan legalitas pada permukiman Israel," kata juru bicara kepresidenan Palestina, Nabil Abu Rudeinah dalam sebuah pernyataan.

Hanan Ashrawi, seorang perunding veteran Palestina dan anggota Komite Eksekutif Organisasi Pembebasan Palestina, mengatakan di Twitter sebelum pernyataan Pompeo, bahwa langkah itu adalah pukulan lain bagi hukum internasional, keadilan & perdamaian.

Menurut beberapa resolusi Dewan Keamanan PBB, yang terbaru pada tahun 2016, permukiman Israel ilegal menurut hukum internasional karena melanggar Konvensi Jenewa Keempat, yang melarang kekuatan pendudukan memindahkan penduduknya ke daerah yang didudukinya.

Permukiman tersebut juga dianggap sebagai batu sandungan utama bagi perjanjian damai Israel-Palestina.

Lebih dari 600.000 orang Israel saat ini tinggal di pemukiman di Tepi Barat yang diduduki, termasuk Yerusalem Timur yang diduduki. Sekitar tiga juta warga Palestina tinggal di sana.

Kelompok pemantau mengatakan bahwa Israel telah melakukan upaya permukiman sejak Trump menjabat.

Israel telah menduduki Yerusalem Timur, Tepi Barat dan Gaza sejak perang enam hari Arab-Israel pada 1967.[ah/aljazeera]

 
Info Video CMM :
 
Bagaimana menurut anda mengenai isi artikel ini?
 
FOKUS
 
 
toko bunga bogor, jual bunga papan, bunga papan, budget florist
 
BERITA LAINNYA
 
 
DUNIA
11 September 2019 17:16:23

OKI Segera Gelar Pertemuan Darurat Soal Palestina

iklan chanel muslim, rate iklan chanelmuslim, website islam iklan
 
 
Pendaftaran Siswa Baru Jakarta Islamic School
 
TERBARU
 
Manajemen Masjid Berbasis Ekonomi Kreatif 4.0
 
Buku Pilu di Palu Mam Fifi
 
TERPOPULER
 
 
Jual Buku Mencintaimu Dengan Cinta Yang Lebih Tertata Penulis Fifi P.Jubilea
 
 


media online keluarga
media online keluarga

ChanelMuslim.com

Media Inspirasi Keluarga Muslim Indonesia dengan berbagai rubrik terbaik untuk keluarga muslim Indonesia kini tersedia di

media online keluarga

Nikmati kemudahan mendapatkan berbagai berita dan artikel islami disini.

media online keluarga
JANGKAU LEBIH LUAS KONSUMEN ANDA,
beriklan di ChanelMuslim.com
Hotline : 0813.1956.2284