ChanelMuslim.com media onlie keluarga, media islam

Kamis, 09 Juli 2020 | 19 Zulqaidah 1441 H
Login
Register

 


 
 
 
 
DUNIA

Ancaman Bom Sebabkan Masjid di Kota Cologne Jerman Dievakuasi

09 July 2019 18:32:04
Ancaman Bom Sebabkan Masjid di Kota Cologne Jerman Dievakuasi

ChanelMuslim.com - Masjid terbesar Jerman di kota Barat Cologne dievakuasi pada hari Selasa ini menyusul adanya ancaman bom yang dikirim melalui email.

Polisi menutup jalan-jalan di daerah Ehrenfeld di kota itu dan mengevakuasi kompleks Masjid Pusat Cologne, yang dijalankan oleh kelompok payung Turki-Muslim DITIB.

Markas besar Persatuan Islam-Turki untuk Urusan Agama (DITIB) juga dievakuasi.

Pejabat Masjid mengatakan ancaman bom yang dikirim melalui email oleh kelompok sayap kanan telah mendorong respons polisi dan evakuasi.

Jerman sendiri telah menyaksikan pertumbuhan Islamofobia dalam beberapa tahun terakhir yang dipicu oleh propaganda partai-partai dan gerakan sayap kanan.

Polisi mencatat 813 kejahatan rasial terhadap Muslim tahun lalu, termasuk penghinaan, surat ancaman, serangan fisik dan serangan terhadap masjid.

Jerman, negara berpenduduk lebih dari 81 juta orang, memiliki populasi Muslim terbesar kedua di Eropa Barat setelah Prancis. Di antara hampir 4,7 juta Muslim di negara itu, 3 juta berasal dari Turki.[ah/anadolu]

 
Info Video CMM :
 
Bagaimana menurut anda mengenai isi artikel ini?
 
FOKUS
 
 
 
BERITA LAINNYA
 
 
ADVERTORIAL
09 July 2020 06:00:00

Kini Qurban Bisa Melalui ChanelMuslim.com

 
 
DUNIA
10 December 2017 16:48:29

Tim Sepakbola Turki Bawa Spanduk Dukung Palestina

global qurban, chanelmuslim global qurban
 
 
 
TERBARU
 
sekolah qurban, qurban 2020
 
 
TERPOPULER
 
 
Muslimah Creative Stream Fest Vol 2 2020
 
 


media online keluarga
media online keluarga

ChanelMuslim.com

Media Inspirasi Keluarga Muslim Indonesia dengan berbagai rubrik terbaik untuk keluarga muslim Indonesia kini tersedia di

media online keluarga

Nikmati kemudahan mendapatkan berbagai berita dan artikel islami disini.

media online keluarga