ChanelMuslim.com media onlie keluarga, media islam

Selasa, 13 November 2018 | 4 Rabiul Awwal 1440 H
Login | Register

 
Kode Transfer 427 BNI Syariah

Kode Transfer 427 BNI Syariah

 
 
 
 
TUMBUH KEMBANG

Meluruskan Pemahaman tentang Bayi Bau Tangan

22 November 2017 05:33:29 Bayi,  tumbuh kembang,  motorik anak,  bayi bau tangan
Pakar terapis anak, Aninditya (tengah) sedang memaparkan pentingnya stimulus motorik anak bagi tumbuh kembangnya (foto: Fitri/Chanelmuslim)

ChanelMuslim.com-Bayi sejak dilahirkan dari rahim ibunya, ia menangis sebagai caranya berkomunikasi. Namun, saat memasuki usia beberapa bulan dan bayi sering menangis, ada kalanya ibu tidak segera menggendong bayi dengan alasan khawatir' bau tangan' atau kebiasaan bayi minta selalu digendong. Benarkah demikian? Pakar terapis anak, Aninditya Nafianti, SKG, Msi., meluruskan kesalahpahaman mitos yang berkembang di kalangan masyarakat luas mengenai 'bayi bau tangan'. "Ketika seorang bayi takut atau stres, bayi tersebut akan menangis. Ibu atau significant others datang dengan cara memeluk atau mengayun. Maka, dengan cara itu bayi akan tenang karena perlakuan ibu, " ujar Aninditya dalam Seminar Parenting "Pentingnya Kebebasan Bergerak Sejak Bayi Bagi Perkembangan Fisik, Emosi dan Kemampuan Berfikir Pada Anak" di Jatiluhur, Bekasi, Ahad (19/11). Tidak kalah pentingnya, wanita yang pernah meraih International certified instructor for: Brain Gym® itu juga menyebutkan pelukan ibu bisa menimbulkan perasaan aman bagi bayi dan membuatnya berani mengeksplorasi lingkungannya. "Rasa aman yang dimiliki bayi akan membuat ia berani untuk mengeksplorasi lingkungannya. Ia akan banyak bermain dan ini yang baik untuk perkembangan otaknya, " tambah ibu satu anak ini. Lalu, apa yang terjadi apabila hal tersebut tidak terpenuhi, misalnya seorang ibu (significant others) membiarkan bayi tersebut menangis? Aninditya menjelaskan, bayi atau anak akan merasa tidak aman dan ia enggan untuk berhubungan dengan lingkungannya, takut dan tidak berani untuk melakukan sesuatu sebab ia memiliki 'inner stress: yang terus menerus ada. "Anak akan menarik diri, dan menutup diri terhadap input eksternal yang tidak bisa mereka' handle' sendiri. Kurang percaya diri ketika bergaul dengan teman sebaya, bertindaknya tidak spontan dan kurang fleksibel, gampang cemas/mengamuk, over sensitive terhadap suara, cahaya, sentuhan, " tandasnya. Di hadapan peserta seminar, Aninditya tidak sungkan mengajarkan beberapa gerakan stimulus untuk peserta. Misalnya, gerakan agar emosi anak terlatih stabil, agar bicara anak lancar dan beberapa gerakan yang tentunya berfungsi untuk motorik kasar maupun motorik halus serta berfungsi untuk perkembangan sel saraf otak. Sebelum menutup materi, wanita yang juga seorang Founder sekaligus Director Asteria Kinderhouse Daycare and Preschool itu pun berpesan kepada peserta seminar yang didominasi para ibu supaya memberikan sentuhan dan stimulus kepada anak, khususnya bayi untuk kelancaran motorik dan perkembangan otak anak. "Ibu harus yakin bahwa setiap sentuhan yang diberikan  pada anaknya in sya Allah ada manfaatnya, " tutup Aninditya. (ind/Fitri)

Baca juga : Manfaat Membaca Kepada Batita

Bagaimana menurut anda mengenai isi artikel ini?
 
toko bunga bogor, jual bunga papan, bunga papan, budget florist
 
TOPIK :
bayi
tumbuh kembang
motorik anak
bayi bau tangan
 
BERITA LAINNYA
 
 
 
ADVERTORIAL
13 November 2018 06:00:00

Mau Transfer ke BNI Syariah ? Gunakan Kode transfer 427

 
TUMBUH KEMBANG
22 February 2018 16:56:31

Manfaat Membaca Kepada Batita

 
TUMBUH KEMBANG
23 March 2018 15:45:25

Inilah Bedanya Pertumbuhan dan Perkembangan pada Balita

 
TUMBUH KEMBANG
12 December 2017 06:04:12

Artikulasi dan Baby Talking



media online keluarga
media online keluarga

ChanelMuslim.com

Media Inspirasi Keluarga Muslim Indonesia dengan berbagai rubrik terbaik untuk keluarga muslim Indonesia kini tersedia di

media online keluarga

Nikmati kemudahan mendapatkan berbagai berita dan artikel islami disini.

media online keluarga