ChanelMuslim.com media onlie keluarga, media islam

Kamis, 25 April 2019 | 19 Sya’ban 1440 H
Login | Register

 


 
 
 
 
QURAN HADITS

Kesertaan Muslimah dalam Jihad Islam

16 December 2017 20:43:41
Kesertaan Muslimah dalam Jihad Islam, muslimah, jihad, Islam, shahabiyah,
Foto: Qudwatuna

Oleh: Ustadz Farid Nu'man Hasan

ChanelMuslim.com - Pada masa-masa terbaik Islam, muslimah justru menampakkan peran serta yang sangat penting.

Suara pertama yang mendukung dan membenarkan kenabian Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam adalah suara wanita yakni Khadijah binti Khuwailid.

Syuhada pertama dalam Islam adalah seorang wanita, yakni Sumayyah, ibu Ammar bin Yasir, yang dibunuh oleh Abu Jahal karena mempertahankan keislamannya.

Ketika Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam dan Abu Bakar Ash Shiddiq Radhiallahu ‘Anhu bersembunyi di goa (Jabal Tsur), Asma binti Abu Bakar-lah yang bolak-balik membawakan makanan untuk mereka berdoa, padahal kondisinya sedang hamil.

Ketika perang Uhud, Ummu Salith adalah wanita yang paling sibuk membawakan tempat air untuk pasukan Islam, sebagaimana yang diceritakan Umar bin Al Khathab. (HR. Bukhari, Kitab Al Maghazi Bab Dzikri Ummi Salith, No. 3843). Ummu Salith juga pernah berbai’at kepada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.

Imam Al Bukhari dalam kitab Shahih-nya, membuat enam bab tentang peran muslimah dalam peperangan yang dilakukan kaum laki-laki.

1. Bab Ghazwil Mar’ah fil Bahr (Peperangan kaum wanita di lautan)

2. Bab Hamli Ar Rajuli Imra’atahu fil Ghazwi Duna Ba’dhi Nisa’ihi (Laki-laki membawa isteri dalam peperangan tanpa membawa isteri lainnya)

3. Bab Ghazwin Nisa’ wa Qitalihinna ma’a Ar Rijal (Pertempuran wanita dan peperangan mereka bersama laki-laki)

4. Bab Hamlin Nisa’ Al Qiraba Ilan Nas fil Ghazwi (Wanita membawa (tempat) minum kepada manusia dalam peperangan)

5. Bab Mudawatin Nisa’ Al Jarha fil Ghazwi (Pengobatan Wanita untuk yang terluka dalam peperangan)

6. Bab Raddin Nisa’ Al Jarha wal Qatla Ilal Madinah (Wanita Memulangkan Pasukan terluka dan terbunuh ke Madinah)

Selain Ummu Salith, kaum muslimah juga ikut berbai’at kepada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, seperti Ummu ‘Athiyah, Umaimah binti Ruqaiqah, dan kaum wanita Anshar. Sebagaimana yang diceritakan secara shahih oleh Imam An Nasa’i. (HR. An Nasa’i No. 4179 - 4181. Dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih wa Dhaif Sunan An Nasa’i, Juz. 9, hlm. 251-253, no. 4179-4181)

Masih banyak lagi peran muslimah pada masa awal seperti peran ketika hijrah ke Habasyah, peran dalam pendidikan, dan lainnya. Semuanya menunjukkan bahwa Islam menempatkan pria dan wanita untuk saling mengisi dan bekerja sama secara normal.

Wallahu A'lam

(ind)

Info Video CMM :
 
Bagaimana menurut anda mengenai isi artikel ini?
 
FOKUS
 
 
toko bunga bogor, jual bunga papan, bunga papan, budget florist
 
TOPIK :
kesertaan muslimah dalam jihad islam
muslimah
jihad
islam
shahabiyah
 
BERITA LAINNYA
 
 
QURAN HADITS
27 December 2017 21:19:56

Kisah Rasulullah saw dan Pemuda yang Ingin Berzina

 
QURAN HADITS
20 September 2017 03:10:09

Puasa Sunah Asyura (Bag. 1)

 
QURAN HADITS
20 September 2017 02:49:20

Bulan Muharram dan Keutamaannya

 
QURAN HADITS
21 September 2017 02:44:25

Puasa Sunah 'Asyura (Bag. 2)



media online keluarga
media online keluarga

ChanelMuslim.com

Media Inspirasi Keluarga Muslim Indonesia dengan berbagai rubrik terbaik untuk keluarga muslim Indonesia kini tersedia di

media online keluarga

Nikmati kemudahan mendapatkan berbagai berita dan artikel islami disini.

media online keluarga
JANGKAU LEBIH LUAS KONSUMEN ANDA,
beriklan di ChanelMuslim.com
Hotline : 0813.1956.2284