ChanelMuslim.com media onlie keluarga, media islam

Selasa, 16 Juli 2019 | 13 Zulqaidah 1440 H
Login | Register

 


 
 
 
 
PARENTING

Mengenal Anak yang Hiper - Kompetitif

18 June 2019 06:38:14
anak,kompewtitif,parenting
pexels.com

ChanelMuslim.om – Raka selalu ingin menjadi pemenang. Dia akan berusaha dengan cara apa pun untuk menang. Jika dia mengalami kekalahan dia akan menangis, merajuk dan terkadang marah-marah sambil merusak barang yang ada di dekatnya.

Anak yang terlalu kompetitif bisa sangat merepotkan. Bayangkan jika anak kita terlalu semangat untuk menjadi nomer satu, menjadi yang tercantik, terpintar dan terjago. Namun tidak siap menerima kekalahan. Selalu marah dan kesal jika ada orang yang memiliki kemampuan di atasnya.

Pada saat anak-anak masih balita, mungkin terlihat lucu melihat anak yang selalu ingin menjadi nomer satu. Mungkin akan menjadi pemandangan lucu saat ada anak yang berhasil mendominasi permainan atau ada saat ada anak yang cemberut dan tidak mau bermain jika temannya tidak menuruti keingannya.

Menjadi kompetitif adalah hal yang terbaik, tapi jika itu mendorong diri sendiri untuk selalu menjadi terbaik atau bahkan mungkin malah menjurus ke karakter mau menang sendiri, kondisi ini malah akan membawa anak pada keterpurukan.

1. Mereka cenderung bersikap kritis terhadap diri mereka sendiri. Selalu merasa tidak puas pada kemampuan diri sendiri.

2. Anak yang sering membual tentang diri mereka sendiri pada setiap kesempatan yang mereka dapatkan.

3. Kecurangan untuk menang sepertinya bukan hal yang buruk bagi mereka.

4. Anak tidak menghargai rekan atau pesaing.

5. Anak kelelahan dalam usahanya menjadi yang terbaik.

6. Mereka mengamuk, berbicara balik, atau merajuk ketika tidak menang.

7. Sebagai orang tua, kita berusaha menciptakan kondisi yang tepat bagi anak-anak kita untuk berhasil dalam lingkungan yang kompetitif. Hal ini dapat menjadi jalan menuju kesuksesan  dan  kebahagiaan pada masa depan anak-anak. yang perlu ditekankan bukan untuk menjadi yang terbaik tapi untuk selalu menjadi lebih baik setiap harinya.

8. Tidak sulit menemukan anak yang sangat kompetitif. Ada beberapa ciri anak yang terlalu kompetitif:

Momen kemenangan memiliki efek jangka panjang pada anak-anak dan meninggalkan pengalaman positif bagi mereka untuk diingat di masa depan.

Namun, tidak semua anak berjiwa kompetitif. Beberapa anak malah berkecil hati karena kompetisi dan itu mengurangi motivasi untuk menang. Karena itu penting untuk memahami apa yang membuat anak menjadi kompetitif, bagaimana mendorong persaingan sehat, dan bagaimana melatih anak agar tidak menjadi hiper-kompetitif. [Maya]

 
Info Video CMM :
 
Bagaimana menurut anda mengenai isi artikel ini?
 
FOKUS
 
 
toko bunga bogor, jual bunga papan, bunga papan, budget florist
 
TOPIK :
anak
kompewtitif
parenting
 
BERITA LAINNYA
 
 
PARENTING
06 July 2018 15:53:56

Tik Tok Diblokir Terbitlah Bowo

 
PARENTING
02 February 2018 14:37:48

Ayah Bunda, Inilah 6 Manfaat Berkisah untuk Ananda


 
 
Pendaftaran Siswa Baru Jakarta Islamic School
 
TERBARU
 
iklan chanel muslim, rate iklan chanelmuslim, website islam iklan
 
Buku Pilu di Palu Mam Fifi
 
TERPOPULER
 
 
Jual Buku Mencintaimu Dengan Cinta Yang Lebih Tertata Penulis Fifi P.Jubilea
 
 


media online keluarga
media online keluarga

ChanelMuslim.com

Media Inspirasi Keluarga Muslim Indonesia dengan berbagai rubrik terbaik untuk keluarga muslim Indonesia kini tersedia di

media online keluarga

Nikmati kemudahan mendapatkan berbagai berita dan artikel islami disini.

media online keluarga
JANGKAU LEBIH LUAS KONSUMEN ANDA,
beriklan di ChanelMuslim.com
Hotline : 0813.1956.2284