ChanelMuslim.com media onlie keluarga, media islam

Jumat, 18 Januari 2019 | 11 Jumadil Awwal 1440 H
Login | Register

 


 
 
 
 
PARENTING

Melepas Anak “Merantau” ke Pesantren

10 July 2018 06:21:36
#merantau #pesantren #islam #sekolah #parenting
shutterstock.com

ChanelMuslim.com – Ketika orangtua memutuskan untuk mengirimkan anak ke pesantren, ternyata yang lebih perlu disiapkan adalah orangtuanya. Menyiapkan diri untuk melepaskan anak jauh dari pengawasan matanya.

“Duh Mah, ini anak bagaimana nanti di pesantren. Papah khawatir sama makannya. Di rumah makannya kan banyak banget.” Begitu kata seorang ayah. Lalu mari kita simak perbincangan seorang ibu dan anaknya.

“Abang, anak laki-laki itu harus berani keluar rumah. Mama nggak pernah takut buat pisah sama abang kalau itu buat nambah keshalehan abang,” kata si Ibu.

“Tapi Bun, Abang maunya deket sama Bunda,” jawab anaknya sambil memeluk bundanya.

Hati orangtua mana yang bisa tahan mendengar rengekan manja anaknya seperti ini. Maunya dipeluk terus. Belum lagi pikiran khawatir persoalan makannya, tidurnya, temannya, ustadz atau ustadzahnya atau persoalan betah dan tidaknya.

Baca juga : Penjagaan Fitrah Anak

Mari kita renungi kisah Imam Syafi’I yang sejak kecil diantar ibundanya merantau untuk menggali ilmu pada ulama-ulama ternama. Imam asy-Syafi’i adalah seorang ulama besar yang terkenal dengan kecerdasan dan kata-kata mutiara yang penuh hikmah. Buktinya, beliau mampu menyusun kata-kata mutiara yang mendalam dalam bait-bait syair. Syair-syair beliau dibukukan dan dinamai Diwan asy-Syafi’i.

Di antara syair beliau yang sangat baik kita renungkan maknanya adalah nasihat beliau agar seseorang merantau, meninggalkan zona nyamannya menuju wilayah baru, suasana baru, pengalaman baru, dan berkenalan dengan orang-orang baru pula. Nasihat tersebut disusun dalam bait syair berikut ini,

Merantaulah

Orang berilmu dan beradab tidak diam beristirahat di kampung halaman

Baca juga : Meneladani Rasulullah dalam Mendidik Generasi Sahabat (Bagian 3)

Tinggalkan negerimu dan hidup asing  (di negeri orang)

Merantaulah

Kau akan dapatkan pengganti dari orang-orang yang engkau tinggalkan (kerabat dan kawan)

Berlelah-lelahlah, manisnya hidup terasa setelah lelah berjuang

Aku melihat air menjadi rusak karena diam tertahan..

Jika mengalir menjadi jernih, jika tidak, akan keruh menggenang

Singa jika tak tinggalkan sarang, tak akan dapat mangsa

Anak panah jika tak tinggalkan busur, tak akan kena sasaran

Jika matahari di orbitnya tak bergerak dan terus berdiam

Tentu manusia bosan padanya dan enggan memandang

Bijih emas tak ada bedanya dengan tanah biasa di tempatnya (sebelum ditambang)

Kayu gaharu tak ubahnya seperti kayu biasa jika di dalam hutan

Jika gaharu itu keluar dari hutan, ia menjadi parfum yang tinggi nilainya

Jika bijih memisahkan diri (dari tanah), barulah ia dihargai sebagai emas murni

(Diwan al-Imam asy-Syafi’i)

Dan Buya Hamka juga berkata tentang kehidupan anak lelaki,

"Anak lelaki tak boleh dihiraukan panjang. Hidupnya ialah untuk berjuang. Jika perahunya telah dikayuh ke tengah, ia tak boleh surut pulang. Meskipun bagaimana besar gelombang. Biarkan kemudi patah, biarlah layer robek, Itu lebih mulia daripada membalik haluan pulang" -Buya Hamka-

Ayah Bunda yang shalih dan shalihat, melepas anak merantau ke pesantren memang sungguh berat tapi ini lebih karena demi kebaikan mereka. Apalagi untuk anak lelaki yang kelak menanggung tanggung jawab untuk keluarganya dan garis keturunannya, yaitu bukan sekedar mencari nafkah tapi menegakkan keimanan pada garis keturunannya itu.

Ayah bunda berbahagialah. Doakan mereka, semoga hatinya damai dan otaknya cemerlang. Semoga jiwanya bergerak menuju Allah dan jasadnya tangguh melangkah untuk masa depan yang lebih gemilang. (MAY)

Info Video CMM :
 
Bagaimana menurut anda mengenai isi artikel ini?
 
FOKUS
 
 
toko bunga bogor, jual bunga papan, bunga papan, budget florist
 
TOPIK :
merantau
pesantren
islam
sekolah
parenting
 
BERITA LAINNYA
 
 
PARENTING
25 July 2018 07:00:01

Mari Kita Cek Pola Pengasuhan Anak-Anak Kita

 
PARENTING
06 April 2018 23:33:51

Pilah Pilih Buku Anak

 
PARENTING
29 November 2018 13:19:11

Antara Ilmu, Iman dan Amal

 
PARENTING
08 May 2018 15:21:36

Perilaku Agresif pada Anak

dompet dhuafa, zakat di kita aja, zakat dhompet dhuafa, berawal dari zakat, ayo zakat, zakat penghasilan
 
 
Pendaftaran Siswa Baru Jakarta Islamic School
 
TERBARU
 
Buku Pilu di Palu Mam Fifi
 
 
TERPOPULER
 
 
Jual Buku Mencintaimu Dengan Cinta Yang Lebih Tertata Penulis Fifi P.Jubilea
 
 


media online keluarga
media online keluarga

ChanelMuslim.com

Media Inspirasi Keluarga Muslim Indonesia dengan berbagai rubrik terbaik untuk keluarga muslim Indonesia kini tersedia di

media online keluarga

Nikmati kemudahan mendapatkan berbagai berita dan artikel islami disini.

media online keluarga
JANGKAU LEBIH LUAS KONSUMEN ANDA,
beriklan di ChanelMuslim.com
Hotline : 0813.1956.2284