ChanelMuslim.com media onlie keluarga, media islam

Kamis, 15 November 2018 | 6 Rabiul Awwal 1440 H
Login | Register

 
Kode Transfer 427 BNI Syariah

Kode Transfer 427 BNI Syariah

 
 
 
 
PARENTING

Bagaimana Menjauhkan Anak dari Seks bebas?

10 October 2018 19:28:11 #menjauhkan #anak #dari #seksbebas
pexels.com

ChanelMuslim.com – Semakin majunya teknologi komunikasi zaman sekarang membuat mudah manusia mengakses informasi apapun. Dampak dari mudahnya akses informasi juga terjadi pada mudahnya akses terhadap ponografi. Pornografi ini dampaknya lebih berbahaya dari narkoba. Selain jaringan otak yang rusak juga menghasilkan dampak lain yaitu kecanduan narkoba dan seks bebas.

Tentunya hal-hal di atas akan membuat orangtua semakin was-was melepas anak-anak, apalagi yang menjelang remaja. Mengurung anak atau membatasi gerak anak pun bukanlah tindakan yang bijaksana. Langkah yang paling tepat adalah melakukan tindakan preventif dengan menyiapkan anak menuju akill balighnya melalu pemahaman fitrah seksualnya. Selain itu ada beberapa tips yang dapat orangtua lakukan untuk mencegah anak dari seks bebas:

1. Mulailah dengan doa

Salah satu doa yang mustajab, yang langsung diijabah oleh Allah adalah doa orangtua. Doa ini yang akan membentengi anak-anak dari kejahatan jin dan manusia. Dengan doa kita memohon penjagaan hanya kepada Sang Pemilik, yaitu Allah.

2. Menanamkan Pendidikan sesuai fitrahnya

Baca juga : 16 Ciri-Ciri Anak Cerdas Kinestetik

Perlakukan anak-anak sesuai dengan jenis kelaminnya agar kelak mereka mampu memposisikan dirinya sesuai dengan apa yang Allah berikan dan mampu bertanggung jawab atas segala perbuatan mereka. Untuk persiapan akil  baligh, ajarkan anak mengenai bagaimana mereka menjaga izzah mereka sebagai muslim dan ajarkan mereka untuk menjaga kesehatan diri mereka sendiri.

Orangtua perlu untuk menambah pemahamannya mengenai bagaimana menjaga fitrah seksual anak. bersikaplah pro aktif dengan mencari tambahan ilmu mengenai ini dengan mengikuti seminar atau kajian-kajian dan membaca buku mengenai hal ini.

3. Bangun pola pengasuhan yang menyenangkan dan mengena langsung ke hati anak

Banyak ahli berpendapat bahwa salah satu penyebab dari anak berkehendak mencoba seks bebas adalah karena rasa ingin tahunya yang tak terpuaskan. Hal ini dapat terjadi karena mereka enggan untuk terbuka kepada orang tua tentang seks (termasuk juga masalah lainnya). Hasilnya anak akan berlari ke internet, teman, atau rujukan lain yang belum tentu benar (film, DVD porno).

Baca juga : Bunda, Beginilah Cara Membangun Kepercayaan pada Anak Remaja

Orangtua perlu berlatih menjadi sahabat yang baik untuk anak-anak mereka. Memberikan pemahaman tidak hanya melalui perkataan juga melalui teladan yang baik. Gunakan Bahasa yang santun. Jangan memaki atau memanggil dengan panggilan yang buruk. Satu hal yang harus kita ingat sebagai orangtua, doa orangtua adalah doa. Maka jagalah ucapan kita selama bergaul dengan anak-anak.

Untuk itu penting menjaga pola pengasuhan yang terbuka kepada anak. Memang tidak mudah, tapi tidak berarti tidak dapat dilakukan. Luangkan waktu dengan anak. Jangan hanya tanyakan masalah sekolah dan lesnya. Tanyakan juga tentang pemikirannya dengan isu-isu yang sedang tren saat ini. Dengan cara ini orang tua dapat mengetahui bagaimana pemikiran anak terhadap suatu masalah. Habiskan akhir pekan dengan anak. Untuk sementara hindarkan dulu aneka gadget atau apapun yang dapat mengganggu kebersamaan dengan anak.

4. Awasi, awasi, dan awasi

Semakin anak dewasa, lingkup pergaulan anak semakin luas. Orangtua harus memperhatikan pergaulan anak-anak. Pergaulan memberikan pengaruh yang cukup besar pada karakter dan kebiasaan anak. Tetaplah menjadi sahabat anak yang baik. Jangan memperlemah pengawasan kita meski anak memasuki usia remaja.

Awasi juga penggunaan gadget. Dari sebuah seminar parenting bersama Bunda Elly Risman M.Psi, dari Yayasan Buah Hati Kita, diperoleh sebuah data yang mencengangkan bahwa anak sekarang sudah berani untuk mengajak melakukan hubungan seks bebas dengan teman atau pacarnya. Modusnya sangat unik, mereka menulis SMS dengan gaya alay, namun cara membacanya harus dengan membalikkan HP. Cara seperti ini tentu saja tidak akan dengan mudah kita ketahui. Belum lagi video porno dan gambar-gambar berbau seks bebas yang mudah sekali diunduh melalui telepon selular.

Ditambah pula  aneka game (GTA San Anderson misalnya) ternyata juga mengandung pornografi di level akhir permainan (bonus tertinggi dari permainan adalah melakukan hubungan seks virtual bersama seorang WTS). Kondisi seperti ini sungguh sangat memprihatinkan. Penting bagi orang tua untuk selalu mengecek kamar anak, paling tidak seminggu sekali. Periksa kolong tempat tidurnya, buku bacaannya, meja belajar, dan almari pakaiannya. Tentu saja jangan sampai anak tahu kita melakukan hal ini.

Cek game, majalah dan buku non pelajaran seperti apa yang dia beli. Atur jam nonton TV. Beri pengaman pada internet dan pasang internet di tempat keluarga. Yang tak kalah penting lagi, jangan jadi gaptek. Sebelum memberikan gadget pahami dulu akses apa saja yang bisa anak lakukan dengan gadget tersebut. (MAY)

*Sumber: The AsianParents

Bagaimana menurut anda mengenai isi artikel ini?
 
toko bunga bogor, jual bunga papan, bunga papan, budget florist
 
TOPIK :
menjauhkan
anak
dari
seksbebas
 
BERITA LAINNYA
 
 
PARENTING
14 February 2018 22:11:54

Perjalanan Menuntut Ilmu Bersama Ayah Bunda

 
ADVERTORIAL
15 November 2018 06:00:00

Mau Transfer ke BNI Syariah ? Gunakan Kode transfer 427

 
PARENTING
25 July 2018 07:00:01

Mari Kita Cek Pola Pengasuhan Anak-Anak Kita

 
PARENTING
09 February 2018 08:27:16

Me-Reset Arah Parenting dalam Keluarga

 
PARENTING
13 August 2018 11:12:28

Aturan Ber-gadget ala Bill Gates

 
PARENTING
23 October 2018 17:05:30

Bendera di Tanah Airku



media online keluarga
media online keluarga

ChanelMuslim.com

Media Inspirasi Keluarga Muslim Indonesia dengan berbagai rubrik terbaik untuk keluarga muslim Indonesia kini tersedia di

media online keluarga

Nikmati kemudahan mendapatkan berbagai berita dan artikel islami disini.

media online keluarga