ChanelMuslim.com media onlie keluarga, media islam

Minggu, 18 November 2018 | 9 Rabiul Awwal 1440 H
Login | Register

 
Kode Transfer 427 BNI Syariah

Kode Transfer 427 BNI Syariah

 
 
 
 
PARENTING

Anak-Anak Mendengarkan dengan Mata Mereka, Bukan Telinga Mereka.

03 August 2018 11:57:24 #anak #keteladanan #orangtua
Pexels.com

ChanelMuslim.com - Anak-anak mendengarkan dengan mata mereka, bukan telinga mereka.

Jika orangtua melarang anak bermain gadget, sementara matanya masih lekat menatap layar gadget maka ucapannya tidak memiliki pengaruh apa pun. Terlepas dari seberapa benar larangan yang diberikan.

Anak hanya akan melihat apa yang ada di tangan orangtuanya atau yang dilakukan oleh orangruanya dan mengambil pelajaran dari itu. Mereka mengabaikan apa pun yang orangtua katakan.

Hal yang sama juga akan terjadi pada saat orangtua menginginkan anak-anaknya membaca Al Qur'an dan menghafalnya tapi kemampuan anak selalu tidak memuaskan. Mungkin orangtua harus melihat dirinya sendiri, seberapa pedulinya kita pada Al qur'an.

Alasan mengapa anak-anak Anda mungkin tidak peduli dengan Al-qur'an meskipun orangtua sudah membawa mereka ke 5 sekolah Islam yang berbeda adalah karena orangtua tidak tahu cara membaca al qur'an itu sendiri dan juga tidak melakukan upaya aktif untuk mempelajarinya.

Baca juga : Menjaga “Manners” Anak-anak Kita

Ada banyak orangtua yang menjadikan membaca dan menghafal Al Qur'an setiap hari sebagai bagian dari gaya hidup mereka. Anak-anak mereka membaca Al-Quran hampir tanpa pernah diinstruksikan. Anak-anak mereka mampu menghafal sebagian besar Al qur'an pada usia di bawah10 tahun. Mereka melakukannya tanpa paksaan.

Disukai atau tidak, disadari atau tidak, orangtua adalah teladan yang paling nyata bagi anak-anak. Segala hal atau tindakan yang orangtua lakukan akan terus terekam dalam ingatan anak-anak dan akan mempengaruhi kehidupannya kelak.

Aisyah Ra menggambarkan pribadi Rasulullah sebagai Al qur'an. Itu sebabnya para sahabat mencintainya. Ketika dia berdoa begitu lama sehingga kakinya akan membengkak, Aisyah ra. bertanya kepadanya mengapa beliau melakukannya ketika dosa masa lalu dan masa depannya telah diampuni, Rasulullah menjawab, “Bukankah sudah seharusnya aku menjadi hamba yang bersyukur? ”

Ketika para sahabat sedang menggali parit dan berkata kepada nabi betapa laparnya mereka, Nabi mengajarkan kepada mereka untuk mengikatkan batu di perut mereka untuk menekan rasa lapar mereka. Beliau menarik kemejanya dan menunjukkan mereka dua batu terikat pada perutnya sendiri. Lalu mereka kembali bekerja.

Inilah pemimpin yang tidur di atas alas keras yang meninggalkan bekas di punggungnya. Ketika dia menyuruh teman-teman untuk berdoa di malam hari dan tidur sedikit, tidak ada pertanyaan yang diajukan. Semua taat pada perkataannya. Begitulah keteladanan Rasulullah. (MAY)

Bagaimana menurut anda mengenai isi artikel ini?
 
toko bunga bogor, jual bunga papan, bunga papan, budget florist
 
TOPIK :
anak
keteladanan
orangtua
 
BERITA LAINNYA
 
 
PARENTING
02 October 2018 14:28:20

Bumi itu Makhluk Allah

 
ADVERTORIAL
18 November 2018 06:00:00

Mau Transfer ke BNI Syariah ? Gunakan Kode transfer 427

 
PARENTING
31 October 2018 09:40:25

Wahai Ibu dan Ayah Apa yang Kau Tinggalkan Kelak

 
PARENTING
13 April 2018 09:34:39

Jika Anak Dimanja Berlebihan

 
PARENTING
30 August 2018 11:18:25

Selebrasi Jojo Histeria Kaum Hawa


 
 
Pendaftaran Siswa Baru Jakarta Islamic School
 
TERBARU
 
Buku Pilu di Palu Mam Fifi
 
Almatour Haji dan Umroh
 
TERPOPULER
 
 
Jual Buku Mencintaimu Dengan Cinta Yang Lebih Tertata Penulis Fifi P.Jubilea
 
 


media online keluarga
media online keluarga

ChanelMuslim.com

Media Inspirasi Keluarga Muslim Indonesia dengan berbagai rubrik terbaik untuk keluarga muslim Indonesia kini tersedia di

media online keluarga

Nikmati kemudahan mendapatkan berbagai berita dan artikel islami disini.

media online keluarga