ChanelMuslim.com media onlie keluarga, media islam

Selasa, 13 November 2018 | 4 Rabiul Awwal 1440 H
Login | Register

 
Kode Transfer 427 BNI Syariah

Kode Transfer 427 BNI Syariah

 
 
 
 
PARENTING

Proyeksi Pendidikan Abad 21

17 July 2018 08:49:54 #pendidikan #abad21
pexels.com

ChanelMuslim.com – Dalam sebuah seminar bersama para pengajar, Anis Baswedan memberikan ceramah tentang proyeksi pendidikan abad 21. Tantangan abad 21 sudah lebih maju. Pada saat ini beberapa profesi sudah tidak dikenal lagi, misalnya tukang pos. Sejak berkembangnya dunia digital, mengirim surat melalui pos sudah tergantikan dengan email.

Untuk menghadapi tantangan abad 21, pendidikan diharapkan mengembangkan kurikulum yang tidak lagi sekedar mengajarkan anak-anak untuk menjadi sesuatu atau profesi. tapi lebih mengarahkan anak ke dunia kreatif untuk menjadi pencipta atau membuat sesuatu yang bermanfaat untuk manusia. Ada tiga komponen yang harus dimiliki anak-anak kita untuk mengahdapi tantangan di abad 21,

Karakter

Karakter mempunya dua macam yaitu, karakter moral dan karakter kinerja. Karakter moral atau akhlak dilandasi oleh kuatnya pemahaman dan penerapan agama dalam diri seseorang. Karakter moral ini yang menghasilkan sikap-sikap terpuji seperti ketakwaan, keimanan, kejujuran, rendah hati dan lainnya. Kinerja moral tidak akan lengkap jika tidak diikuti oleh karakter kinerja. Pada pembentukan karakter kinerja ini, anak-anak dilatih untuk senantiasa bekerja keras, ulet dan presisten. Apa jadinya orang yang jujur tapi malas bekerja. Begitu juga sebaliknya orang yang kerja keras tapi tidak jujur.

Kompetensi

Baca juga : Wahai Ibu dan Ayah Apa yang Kau Tinggalkan Kelak

Dalam pendidikan abad 21, anak-anak diharapkan mempunyai empat kompetensi yaitu, berpikir kritis, kreatif, komunikatif dan kolaboratif. Berpikir kritis artinya mampu melihat segala ketimpangan untuk menghasilkan sesuatu yang lebih baik. Setelah itu tidak hanya mengkritisi tapi mampu berkreasi untuk memberi solusi dari segala ketimpangan yang terjadi.

Mereka juga diharapkan mampu berkomunikasi dengan baik dengan berbagai jenis manusia dari berbagai kalangan. Mereka mampu menyampaikan maksud hati dengan baik. Setelah mampu berkomunikasi dengan baik, bagian yang tidak dapat dipisahkan adalah kemampuan bekerja sama dengan orang lain. Mampu merangkul orang lain untuk selanjutnya bersama-sama menciptakan sesuatu yang lebih baik untuk bangsa ini.

Literasi   

Literasi adalah keterbukaan wawasan. Ada empat macam keterbukaan wawasan yaitu, literasi baca, literasi budaya, literasi teknologi dan literasi keuangan. Kesemua keterbukaan wawasan sangat penting untuk dimilik oleh masyarakat masa depan. Contohnya saja pada literasi baca, tidak hanya sampai kemampuan calistung tapi lebih tinggi dari itu. Minat baca masyarakat kita perlu ditingkatkan. Saat ini minat baca sudah ada tapi daya baca masih rendah. Minat baca itu hanya pada bacaan-bacaan di media sosial tapi untuk membaca buku masih rendah.

Baca juga : Kesalahan Finansial untuk Kebutuhan Anak

Literasi budaya, Indonesia yang terdiri dari beragam suku bangsa dan budaya semakin meninggalkan kearifan lokalnya. Anak-anak muda sekarang tidak lagi merasa perlu untuk melestarikan budaya. Budaya Indonesia yang rukun, guyub dan gotong royong semakin terkikis dengan gaya hidup yang individualis dan materialis. Semakin berkembangnya gaya hidup yang tidak lagi memperhatikan kelestarian lingkungan salah satu contohnya yang menghasilkan problem sampah yang belum juga terselesaikan.

Literasi teknologi, teknologi di Indonesia semakin terpuruk dengan banjirnya produk-produk teknologi dari luar negeri. Anak-anak lihai menggunakan gawai bahkan dengan teknologi terbaru. Aktif mengunggah foto selfie via android tapi apakah selamanya kita akan menjadi bangsa konsumen bukan bangsa pencipta?

Literasi keuangan, sebaiknya sejak dini anak-anak dikenalkan dengan persoalan keuangan ini. Tidak sekedar diberi tahu nilainya tapi juga persoalan bagaimana mendapatkannya. Tidak sekedar diajarkan cara menghabiskannya tapi juga dilatih bagaimana cara menguinvestasikannya dengan cara berdagang atau menabung.

Masa depan milik anak-anak kita. Tugas kita, ayah dan bundanya yang membekali mereka dan membuat langkah mereka lebih mudah dalam menghadapi masa depan. Semoga bangsa ini bisa kembali berdiri dan menatap masa depan dengan lebih percaya diri. (MAY)

Bagaimana menurut anda mengenai isi artikel ini?
 
toko bunga bogor, jual bunga papan, bunga papan, budget florist
 
TOPIK :
pendidikan
abad21
 
BERITA LAINNYA
 
 
PARENTING
21 July 2018 06:26:04

Kisah Imam Ahmad bin Hambal Mencari Ilmu

 
ADVERTORIAL
13 November 2018 06:00:00

Mau Transfer ke BNI Syariah ? Gunakan Kode transfer 427

 
 
PARENTING
01 February 2018 17:19:34

Mempersiapkan Anak untuk Terbang Lebih Tinggi

 
PARENTING
07 September 2018 22:30:09

Cinderella Complex; Sindrom Anak Gadis yang Manja

 
PARENTING
09 February 2018 08:27:16

Me-Reset Arah Parenting dalam Keluarga



media online keluarga
media online keluarga

ChanelMuslim.com

Media Inspirasi Keluarga Muslim Indonesia dengan berbagai rubrik terbaik untuk keluarga muslim Indonesia kini tersedia di

media online keluarga

Nikmati kemudahan mendapatkan berbagai berita dan artikel islami disini.

media online keluarga