ChanelMuslim.com media onlie keluarga, media islam

Jumat, 14 Desember 2018 | 5 Rabiul Akhir 1440 H
Login | Register

 
Kode Transfer 427 BNI Syariah

Kode Transfer 427 BNI Syariah

 
 
 
 
NASIONAL

Pemerintah Tidak Sesuai Janji, Kepala Desa di Lombok Ini Minta Bantuan ke Luar Negeri

07 October 2018 06:47:41
Pemerintah Tidak Sesuai Janji, Kepala Desa di Lombok Ini Minta Bantuan ke Luar Negeri
Kepala Desa Jeringo, Sahril

ChanelMuslim.com - Presiden Joko Widodo sebelum menutup Asian Games menyatakan akan memberikan uang pengganti rumah dan membuat rumah sementara kepada korban gempa di Lombok. Namun, dari beberapa daerah di Lombok masih ada yang belum menerima bantuan tersebut. Salah satunya di Jeringo, Lombok Barat. 

Kepala Desa Jeringo, Sahril mempertegas bahwa pernyataan Presiden Joko Widodo tidak sesuai dan kenyataan. Karena dalam penerimaan bantuan rumah sementara dan dana tabungan begitu ribet. Oleh karena itu sebagai pemimpin desa Jeringo, ia menolak dana bantuan stimulan perbaikan rumah korban gempa.

"Hari ini kita akan menyatakan sikap supaya pemerintah mengetahui bagaimana kondisi desa kami. Pertama menolak bantuan stimulan perbaikan rumah korban yang tidak sesuai pernyataan Presiden Jokowi dan Gubernur NTB. Regulasi yang mengatur bantuan ini begitu ribet dan begitu susah karena tidak sesuai dengan arahan Presiden Jokowi maka kami meminta kepada Presiden untuk meninjau kembali kebijakan juklak BNPB Pusat. Karena tidak mengakomodir dan tidak sesuai pernyataan Presiden Jokowi. Kami sangat menyayangkan karena masyarakat tidak diberikan kemudahan karena itu kami menolak,"katanya dalam video konferensi pers yang diterima chanelmuslim, Ahad (7/10/2018).

Ia pun meminta kepada meminta kepada Presiden Jokowi untuk menjadikan bencana NTB dan bencana Sulawesi menjadi bencana nasional dimana bencana NTB ini merupakan rentetan peristiwa sehingga sampai ke Sulawesi.

"Ada tiga syarat bencana nasional, pertama bila pemerintah daerah tidak berfungsi. Kami pastikan bahwa pemerintah Lombok Barat dan Provinsi tidak memberikan fungsinya dan bantuan. Seperti hunian sementara, satu lembar triplek pun tidak pernah diberikan kepada kami. Padahal itu sudah instruksi, dari inpres no. 5 tahun 2018 tentang percepatan rehabilitasi konstruksi akan tetapi tidak ada. Kami menganggap pemerintah tidak berfungsi, sehingga ini memenuhi syarat,"katanya

Baca juga : Program Tahfizh Leadership Lepas 10 Wisudawan dan Sambut 25 Peserta Baru

Kedua, Pemerintah sebelumnya menyatakan telah memberikan bantuan ke berbagai lembaga seperti Kemenkes, Kemendikbud, Kemensos dan lain-lain. Tetapi mana buktinya, di sini tidak ada layanan kesehatan, tidak ada sekolah darurat, tidak ada jaminan kesehatan, jangankan itu diminta datanya tidak ada.

"Ketiga, bila ada regulasi yang menghambat penyaluran bantuan dimana dicontohkan bahwa regulasi BNPB ada kedaulatannya. contohnya menyalurkan dana siap pakai (DSP) buktinya mana sampai hari ini dana DSP kami belum menerima, jangankan uangnya buku tabungannya saja kami belum lihat apalagi menerima uangnya. Artinya, tiga kategori tersebut sudah memenuhi syarat untuk menjadi bencana nasional,"tambahnya.

Atas dasar tersebut, Syahril, berinsiatif untuk meminta bantuan lembaga internasional dan asing. Dimana dalam juklak yang diberikan oleh pemerintah telah disiapkan cara menerima bantuan dari lembaga luar negeri.

"Artinya kami meminta negara di luar negeri untuk hadir membantu kami. kami mohon kepada Raja Salman, Donald Trump, maupun presiden lainnya baik itu Australia, Malaysia, datang ke pulau lombok datang ke Indonesia, bantulah kami karena negara sudah memberikan regulasi sehingga apa yang menjadi kebutuhan kami bisa teratasi karena negara tidak bisa memfasilitasi kebutuhan kami sesuai yang disampaikan presiden jokowi,"katanya.

Baca juga : Frisian Flag Indonesia Buka Puasa Bersama dengan 5.000 Peternak Sapi

Menurutnya apa yang ia sampaikan tidak ada orientasi politik manapun tetapi untuk karena rasa dan misi kemanusiaan.

"Kami tidak berbicara pilpres kami berbicara misi kemanusiaan. Bahkan misi kemanusian dari pemerintah tidak ada. Meski ada bantuan dari Ibu Sri Mulyani dan Pak Tirto Karnavian itu yang kami dapatkan. Tapi ada intruksi yang saat kunjungan Presiden tidak dilaksanakan,"pungkasnya.

Alasan Sahri meminta bantuan luar negeri, menurutnya pemerintah masih berencana dan diperboleh untuk meminta bantuan luar negeri.

"Boleh sebenarnya kita meminta bantuan luar negeri karena sudah diatur,"katanya saat dikonfirmasi oleh ChanelMuslim.

Sahril berpendapat seharusnya bantuan diberikan sesuai arahan Presiden dan Gubernur. Salah satunya dalam penggantian rumah korban gempa.

"Mestinya masyarakat diberikan tunai di dalam rekening dan membuat, membangun rumahnya sendiri dengan berbasis tahan gempa. Namun, dari BNPB mengeluarkan aturan harus dengan kelompok masyarakat. Apabila ada sisa maka dikembalikan ke negara melalui rekening. Itu artinya tidak sesuai denga arahan sebelum, sehingga kami membuat aturan luar negeri,"katanya.

Ketika dikonfirmasi bantuan dari Sri Mulyani menurutnya itu bukan dari pemerintah tapi dari personal.

"Itu bukan bagian dari negara tetapi pribadi. Itu sudah disalurkan ke masyarakat dengan 338 ribu perjiwa kami berikan,"kata Kepala Desa yang memimpin 2661 jiwa ini.

Setelah melakukan konferensi pers tersebut, kata Sahril, belum ada yang datang ke desa Jeringo. Ia berharap pemerintah menanggapi keluhan masyarakat.

"Saya ingin duduk bersama dengan pemerintah untuk membicarakan masalah ini. Jika memang pemerintah tidak mampu, kami berharap bisa meminta bantuan luar negeri sehingga masalah ini tidak berlarut-larut,"katanya. (Ilham)

Info Video CMM :
 
Bagaimana menurut anda mengenai isi artikel ini?
 
FOKUS
 
 
toko bunga bogor, jual bunga papan, bunga papan, budget florist
 
BERITA LAINNYA
 
 
 
ADVERTORIAL
14 December 2018 06:00:00

Mau Transfer ke BNI Syariah ? Gunakan Kode transfer 427

 
NASIONAL
19 March 2018 20:48:28

Syeikh Yusuf Estes: Islam Dipilih dari Hati

 
dompet dhuafa, zakat di kita aja, zakat dhompet dhuafa, berawal dari zakat, ayo zakat, zakat penghasilan
 
 
Pendaftaran Siswa Baru Jakarta Islamic School
 
TERBARU
 
Buku Pilu di Palu Mam Fifi
 
Almatour Haji dan Umroh
 
TERPOPULER
 
 
Jual Buku Mencintaimu Dengan Cinta Yang Lebih Tertata Penulis Fifi P.Jubilea
 
 


media online keluarga
media online keluarga

ChanelMuslim.com

Media Inspirasi Keluarga Muslim Indonesia dengan berbagai rubrik terbaik untuk keluarga muslim Indonesia kini tersedia di

media online keluarga

Nikmati kemudahan mendapatkan berbagai berita dan artikel islami disini.

media online keluarga
JANGKAU LEBIH LUAS KONSUMEN ANDA,
beriklan di ChanelMuslim.com
Hotline : 0813.1956.2284