ChanelMuslim.com media onlie keluarga, media islam

Selasa, 13 November 2018 | 4 Rabiul Awwal 1440 H
Login | Register

 
Kode Transfer 427 BNI Syariah

Kode Transfer 427 BNI Syariah

 
 
 
 
KHAZANAH

Saat Lisan Seorang Guru Tergelincir

24 July 2018 20:15:49 Saat Lisan Seorang Guru Tergelincir, ustaz, guru mengajar, keceplosan
Ilustrasi (foto: alamy)

Oleh: Ustaz Farid Nu'man Hasan

ChanelMuslim.com-Dalam memberikan kuliah yg sifatnya lisan, dibutuhkan berfikir cepat, waktu pertimbangan biasanya tidak cukup untuk mengeluarkan kata-kata terstruktur.

Zallatul Lisan, lisan yang tergelincir, keceplosan, sangat mungkin terjadi dan dialami oleh siapa pun. Selama kesalahannya bukan dalam masalah-masalah pokok dan aqidah, hanya kesalahan pilihan kata yang berlebihan, tentu disikapi proporsional.

Salah tetap salah, koreksi bagian yang salah saja. Tidak usah berlebihan sampai membunuh karakternya.

Baca juga : Sisi Teoritis Rahmat

Imam Ibnu Hibban, pernah dituduh ZINDIQ, karena dia mengucapkan bahwa kenabian itu adalah ilmu dan amal.

Artinya, kenabian itu seolah bukan dari Allah Ta'ala, tapi manusianya sendiri. Tentunya ini ucapan menyesatkan kaum filsuf.

Tapi Imam Adz Dzahabi Rahimahullah mengatakan: "Ibnu Hibban adalah ulama besar, tapi tidak dikatakan bahwa dia tidak berbuat salah. Apa yang dikatakannya bisa dikatakan oleh seorang muslim atau filsuf yang zindiq. Namun seorang muslim tidak pantas mengatakannya. Tapi, jika telanjur mengatakannya maka dia dimaafkan ..."

(Lengkapnya lihat Siyar A'lamin Nubala, 16/92-104)

Baca juga : Ammar bin Yasir (5) - 'Amar Berperang Melawan Pemberontak Khalifah Ali

Bagi Imam Adz Dzahabi, sebenarnya Imam Ibnu Hibban tidak bermaksud kenabian itu terbatas ilmu dan amal saja, melainkan ilmu dan amal itulah yang paling menonjol dalam kenabian. Ada kenabian merupakan hasil dari ilmu dan amal, sebagaimana filsuf, maka itu kekafiran. Tapi, bukan maksud Imam Ibnu Hibban. Demikian berbaik sangkanya Imam Adz Dzahabi.

Dalam kitab yang sama, Imam Adz Dzahabi menceritakan Imam Yahya bin Ma'in memuji kecantikan seorang budak wanita, "Semoga Allah memberikan kesalamatan kepadanya" sehingga murid-muridnya terkaget-kaget, justru Imam Ibnu Ma'in mempertegas apa yang dikatakannya "Ya, semoga Allah memberikan keselamatan kepadanya dan siapa pun yang cantik."

Lalu Imam Adz Dzahabi mengomentarinya bahwa ini merupakan gurauan semata dari Imam Yahya bin Ma'in.

Ikhwah Fillah .. begitulah para ulama memberikan husnuzhzhan kepada orang yang dikenal baik dan berperan dalam Islam.

Imam Abu Qilabah Rahimahullah berkata:

إذا بلغك عن أخيك شيء تكرهه فالتمس له عذرا فإن لم تجد له عذرا فقل لعل له عذرا لا أعلمه

“Apabila sampai kepadamu berita tentang saudaramu tentang perkara yang engkau membencinya, maka carikanlah 'udzur (alasan) untuknya. Jika engkau tidak mendapatkan 'udzur untuknya maka katakanlah, “Mungkin ada 'udzur baginya yang tidak aku ketahui.”

(Imam Ibnu Hibban, Raudhatul 'Uqalaa wa Nuzhatul Fudhala, Hlm. 184. Darul Kutub Al 'Ilmiyah, Beirut. 1977M-1397H)

Imam Al 'Aini menyebutkan:

و قيل إِحْسَان الظَّن بِاللَّه عز وَجل وبالمسلمين وَاجِب

Berbaik sangka kepada Allah dan kaum muslimin adalah wajib. ('Umdatul Qaari, 20/133)

Demikian. Wallahu a'lam.

[ind/alfahmu]

Bagaimana menurut anda mengenai isi artikel ini?
 
toko bunga bogor, jual bunga papan, bunga papan, budget florist
 
TOPIK :
saat lisan seorang guru tergelincir
ustaz
guru mengajar
keceplosan
 
BERITA LAINNYA
 
 
 
ADVERTORIAL
13 November 2018 06:00:00

Mau Transfer ke BNI Syariah ? Gunakan Kode transfer 427

 
KHAZANAH
17 December 2017 08:03:08

Kisah Dua Umar dan Gempa Bumi

 
KHAZANAH
22 November 2017 11:43:28

Inilah Bingkai Keluarga Muslim

 
KHAZANAH
30 December 2017 08:53:11

Sejenak Bersama Imam Hasan Al-Basri



media online keluarga
media online keluarga

ChanelMuslim.com

Media Inspirasi Keluarga Muslim Indonesia dengan berbagai rubrik terbaik untuk keluarga muslim Indonesia kini tersedia di

media online keluarga

Nikmati kemudahan mendapatkan berbagai berita dan artikel islami disini.

media online keluarga