ChanelMuslim.com media onlie keluarga, media islam

Jumat, 14 Desember 2018 | 5 Rabiul Akhir 1440 H
Login | Register

 
Kode Transfer 427 BNI Syariah

Kode Transfer 427 BNI Syariah

 
 
 
 
KHAZANAH

Ranking 1 Bukan Kunci Sukses, Ketahui Cara Deteksi Kecerdasan Anak yang Tepat

04 November 2018 20:21:42
Ranking 1 Bukan Kunci Sukses, Ketahui Cara Deteksi Kecerdasan Anak yang Tepat
Kidsbabydesign

ChanelMuslim.com-Mungkin Bunda selama ini melihat kecerdasan anak berdasarkan ranking, tapi tahukah Bunda, ada ilmu dan tips yang tepat mendeteksi kecerdasan anak lewat nilai rapor yang ada perhitungannya.

Salah satu akun Facebook membagikan ilmunya untuk para orang tua, supaya bisa melihat potensi yang dimiliki anak Bunda.

Pasti Bunda juga sering melihat rapor anak seusai pembagian, tapi kadang hanya melihatnya saja, atau jika dapat ranking ya sudah dibiarkan saja.

Padahal mengetahui kemampuan, kecerdasan, potensi anak sangat penting juga, karena bisa dikembangkan dan didukung agar lebih maju dan lebih sukses nantinya.

Baca juga : Istigfar sebagai Solusi Banyak Hal

Akun Facebook bernama Diana Agustin, menuliskan ilmu yang sangat berguna dan bermanfaat bagi Bunda yang ingin anaknya menjadi orang sukses.

Seperti tulisan asli Diana Agustin yang diunggah di akun Facebook-nya berikut ini.

Masing-masing orangtua akan mengalami penerimaan rapor buat para putra-putrinya

Saya ikut bahagia di hari yang penuh ceria ini, dan izinkan saya berbagi tips buat Bapak Ibu semua.

Baca juga : Menjadi Muslim & Muslimah Modis Siapa Takut

Tips berikut barangkali memiliki sudut pandang yang mungkin berbeda. Namun jika perspektifnya sama, alhamdulillah. Yang utama semoga bermanfaat untuk kita semua.

Raport adalah Progress Report Pembelajaran laporan perkembangan ananda selama satu semester dalam menempuh seperangkat materi pelajaran dan BUKAN hasil akhir.

Oleh karenanya, saat menerima raport lakukan hal-hal berikut:

1. Tutup raport terlebih dulu! Tanyakan kepada ananda pelajaran apa yang ia sukai dan siapakah guru yang ia sukai.

Ini akan berpengaruh terhadap nilai di dalam raport.

Belajar adalah hasil kerja mental emosional (EQ) yang kemudian mengarahkan kemampuan kognitifnya (IQ) untuk meresponnya untuk memperoleh nilai-nilai belajar.

2. Buka raport. Fokus kepada nilai TERTINGGI yang ada di raport.

Coba cek adakah signifikansi dengan pelajaran yang diminati anak dan gurunya yang dia sukai.

Sekali lagi:

FOKUS-lah kepada NILAI TERTINGGI karena di situlah KELEBIHAN ananda. Itulah anugerah terindah dari Allah yang diberikan. Terima dan syukuri.

Berikan senyuman dan ucapan dengan kalimat yang berisi pujian, apresiasi dan penghargaan dengan tulus kepada ananda atas prestasinya.

3. Perhatikan nilai-nilai yang tertinggi dan nilai-nilai pelajaran yang rendah.

Perhatikan pembagian secara sederhana untuk memudahkan memetakan Oka (otak kanan) dan Oki (otak kiri).

Kelompok pelajaran otak kiri (matematika, IPA/sains, fisika, kimia, biologi, teknik dll)

Otak Kanan (bahasa, seni, IPS)

Jika Ananda dominannya di Oki, arahkan nantinya ke jurusan sesuai bidang Otak kiri. Demikian sebaliknya.

Raport ini juga bermanfaat untuk mendeteksi kecerdasan sekaligus penjurusan.

Jangan sekali-kali memaksakan anak yang dominan di pelajaran otak kanan, misalnya, untuk kuliah atau sekolah menengah di jurusan golongan otak kiri semisal Matematika, IPA, kedokteran, teknik dll.

Selain kasihan kepada anak, karena menjadi beban, juga kecerdasan anak memang bukan di situ, akhirnya hasilnya atau prestasinya menjadi kurang maksimal.

4. Tanyakan kepada ananda, nilai pelajaran apa yang rendah, mengapa bisa terjadi dan bagaimana solusi untuk selanjutnya.

Ini sekaligus berguna bagi penguatan fondasi jiwa dan mental anak.

Melatih anak agar ia menerima diri apa adanya. Memaafkan diri dan ikhlas atas kekurangan kita sebagai hamba Allah yang lemah, kurang, sehingga memotivasi diri untuk memperbaiki.

Kecerdasan spiritual (SQ) dan keimanan yang kokoh dibangun dengan melihat diri bahwa manusia memiliki sekian banyak KELEBIHAN sekaligus KELEMAHANNYA...

Maka latihlah ananda untuk belajar menerima diri apa adanya.

5. Jangan sekali-kali MEMBANDING-BANDINGKAN ananda dengan anak lain. Karena anak Anda adalah unik, berbeda dan HANYA SATU DI DUNIA tidak ada duanya.

Allah sudah memberi Fitrah terbaik.

Bakat, minat, kecerdasan, modalitas belajar dan potensi yang khas yang berbeda dengan anak lain.

Jadi, jangan dibandingkan, karena putra putri Anda tidak ada bandingannya.

Tulisan dari sahabat berikut ini juga layak untuk diperhatikan.

1. BERHENTILAH memamerkan ranking puta-putri Anda.

Yang TERPENTING dari pendidikan itu BUKAN ranking.

Hakikat dari pendidikan itu adalah menjadikan anak Anda:

• mencintai aktivitas membaca untuk mencari pengetahuan

• bisa berpikir logis

• mengetahui nilai benar dan salah

• mampu mengembangkan bakatnya, dan

• punya semangat juang untuk mewujudkan apa yang dia inginkan secara disiplin dan konsisten.

2. BERHENTILAH menjadikan ranking putra-putri Anda sebagai kunci dari keberhasilan.

Ketika kita menjadikan ranking sebagai bukti keberhasilan pada anak kita, dampak terbesar adalah pada titik itulah kita berfokus. Kenyataannya TIDAK.

• Saat anak Anda mencintai membaca, maka mereka menguasai banyak pengetahuan, tidak peduli apakah mereka punya ranking baik atau buruk.

• Saat anak Anda bisa bepikir logis, maka mereka akan mampu membangun visi dan impian mereka. Visi dan impian mereka itu tidak bisa dinilai per semester atau per semester untuk diperbandingkan antara anak satu dengan anak lainnya.

• Saat anak Anda tahu mana nilai yang benar dan mana yang salah, maka mereka akan punya integritas

• Saat mereka mengenal bakat mereka yang sesungguhnya maka mereka akan mampu menghasilkan karya dan dedikasi yang terbaik

• Saat anak Anda punya semangat juang maka itulah kunci sejatinya kesuksesan hidup. Dan ini semua tidak bisa di-ranking.

Jika Anda fokus pada ranking, maka Anda akan kehilangan nilai-nilai yang hakiki dalam pendidikan.

Kalau Anda harus kompromi dengan sistem pendidikan sekolah, maka “kompromi” Anda adalah, usahakan anak Anda SELALU naik kelas dan bergairah menjalani aktivitas sekolahnya.

Terakhir,

Maknai nilai raport anak Anda HANYA sebagai SALAH SATU indikator untuk tahu mana titik lemahnya, mana titik unggul ...

Semoga dengan rapotan yang Bapak Ibu terima, semakin memotivasi untuk tumbuh kembangnya potensi dan kecerdasan serta bakat minat ananda.

Rapotan bukan Raport Amal Baik dan Buruk Hari Akhir, bukan.

Buku Raport ananda bukan catatan amal baik dan buruk hari akhir nanti, yang tidak bisa diperbaiki.

Raport bukan hasil akhir, ia adalah catatan hasil belajar ananda yg masih bisa dievaluasi dan diperbaiki.

[ind/anonim]

Info Video CMM :
 
Bagaimana menurut anda mengenai isi artikel ini?
 
FOKUS
 
 
toko bunga bogor, jual bunga papan, bunga papan, budget florist
 
TOPIK :
ranking 1 bukan kunci sukses
ketahui cara deteksi kecerdasan anak yang tepat
 
BERITA LAINNYA
 
 
KHAZANAH
26 June 2018 21:04:04

Tolak Uangnya dan Tolak Orangnya

 
ADVERTORIAL
14 December 2018 06:00:00

Mau Transfer ke BNI Syariah ? Gunakan Kode transfer 427

 
KHAZANAH
04 December 2018 21:25:27

Standar

 
KHAZANAH
08 December 2018 21:15:58

Melawan Arus

dompet dhuafa, zakat di kita aja, zakat dhompet dhuafa, berawal dari zakat, ayo zakat, zakat penghasilan
 
 
Pendaftaran Siswa Baru Jakarta Islamic School
 
TERBARU
 
Buku Pilu di Palu Mam Fifi
 
Almatour Haji dan Umroh
 
TERPOPULER
 
 
Jual Buku Mencintaimu Dengan Cinta Yang Lebih Tertata Penulis Fifi P.Jubilea
 
 


media online keluarga
media online keluarga

ChanelMuslim.com

Media Inspirasi Keluarga Muslim Indonesia dengan berbagai rubrik terbaik untuk keluarga muslim Indonesia kini tersedia di

media online keluarga

Nikmati kemudahan mendapatkan berbagai berita dan artikel islami disini.

media online keluarga
JANGKAU LEBIH LUAS KONSUMEN ANDA,
beriklan di ChanelMuslim.com
Hotline : 0813.1956.2284